kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Target Fiskal Ambisius


Selasa, 22 Juni 2010 / 16:19 WIB


Sumber: REUTERS | Editor: Test Test

TOKYO. Pemerintah Jepang memasang target ambisius untuk membenahi kondisi fiskalnya. Untuk menurunkan beban utang, Jepang akan memangkas separuh defisit anggarannya menjadi 3,2% dari PDB mulai tahun anggaran 2015.

Pemerintah juga bakal menganggarkan ¥ 71 triliun pada periode 2010-2012 untuk mendukung kebijakan fiskal tersebut. Perdana Menteri Jepang Naoto Kan memang menempatkan reformasi fiskal sebagai prioritas utamanya. "Kami harus menghindari krisis utang seperti Yunani di mana Jepang bisa kehilangan kepercayaan di pasar obligasi, sehingga biaya bunga membengkak dan pemerintahan kolaps," demikian pernyataan pemerintah Jepang, Selasa (22/6).

Pemerintah berjanji akan membatasi penerbitan surat utang pada tahun anggaran 2010 yang berakhir Maret 2011, tidak melebihi ¥ 44 triliun (US$ 483 miliar).

Dengan asumsi pertumbuhan ekonomi Jepang sebesar 2% di tahun 2020, defisit anggaran Jepang bakal mencapai 2,1% PDB atau setara ¥ 13,7 triliun. Adapun rasio utangnya mencapai 190% dari PDB atau ¥ 1.270 triliun.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×