kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Terbesar dalam sejarah, AS sahkan RUU virus corona senilai US$ 2,2 triliun jadi UU


Sabtu, 28 Maret 2020 / 06:41 WIB
ILUSTRASI. U.S. President Donald Trump speaks next to Vice President Mike Pence and FEMA administrator Pete Gaynor during a news conference, amid the coronavirus disease (COVID-19) outbreak, in Washington D.C., U.S., March 22, 2020. REUTERS/Yuri Gripas TPX IMAGES OF


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

RUU terbesar tersebut juga mempercepat pengucuran anggaran miliaran dolar ke penyedia medis di garis terbesar dalam menghadapi wabah virus corona tersebut.

Tetapi semangat bipartisan tampaknya berakhir di Gedung Putih. Baik Pelosi maupun Pimpinan Demokrat Senat Chuck Schumer diundang ke upacara penandatanganan semua-partai Republik Trump untuk RUU itu, kata para pembantunya.

Baca Juga: Wall Street terkoreksi setelah melesat tiga hari berturut-turut

Rekan-rekan Republik mereka, Pemimpin Minoritas DPR Kevin McCarthy dan Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell, hadir, bersama dengan tiga anggota DPR Republik.

"Ini akan memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan untuk keluarga, pekerja, dan bisnis bangsa kita," kata Trump. "Aku benar-benar berpikir dalam waktu yang cukup singkat ... kita akan lebih kuat dari sebelumnya," sambung Trump.




TERBARU

[X]
×