kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Tesla Mendapat Izin Kemudi Otomatis di China


Selasa, 30 April 2024 / 04:15 WIB
Tesla Mendapat Izin Kemudi Otomatis di China
ILUSTRASI. A Tesla car is driven past a store of the electric vehicle (EV) maker in Beijing, China January 4, 2024. REUTERS/Florence Lo


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Elon Musk akan bermitra dengan raksasa teknologi China Baidu Inc untuk memperbaiki fungsi pemetaan dan navigasi milik Tesla Inc. Sumber Bloomberg mengatakan, kerjasama ini untuk memuluskan rencana Musk menerapkan fungsi full self driving (FSD). 

Tesla juga telah mendapatkan izin untuk menerapkan fungsi kemudi otomatis total di China. Persetujuan ini hasil dari kunjungan Musk ke China pada Minggu. 

Baca Juga: Kerjasama Starlink dengan ISP Lokal Akan Melindungi Keamanan Data Masyarakat

Serangkaian fitur Tesla terus mendapat pengawasan dari otoritas dan membuat perusahaan ini tidak bisa menerapkan fitur kemudi otomatis secara penuh. Perusahaan ini harus mengenakan biaya US$ 8.000 di AS ke pelanggan untuk membeli FSD secara langsung atau biaya berlangganan US$ 99 per bulan. 

Pada saat kunjungan di China, Musk juga membicarakan rencana Tesla untuk mendirikan pabrik. Pangsa pasar Tesla di pasar otomotif China menyusut menjadi 6,7% di kuartal IV tahun lalu, menurun dari sebesar 10,5% di kuartal I-2023. 
 




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×