kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Tesla Targetkan Jadi Merek Mobil Impor Terbesar di Jepang, Siap Tambah 60 Showroom


Jumat, 03 April 2026 / 17:00 WIB
Tesla Targetkan Jadi Merek Mobil Impor Terbesar di Jepang, Siap Tambah 60 Showroom
ILUSTRASI. Tesla menargetkan jadi merek mobil impor nomor satu di Jepang paling cepat tahun depan. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tesla berencana memperluas ekspansinya di Jepang dengan menambah jumlah showroom hingga setidaknya 60 lokasi. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari ambisi perusahaan untuk menjadi merek mobil impor terbesar di Jepang paling cepat tahun depan.

Country Manager Tesla Jepang, Richi Hashimoto, menyatakan bahwa peningkatan jumlah toko dan pusat layanan, serta investasi dalam pelatihan selama dua tahun terakhir, telah mendorong pertumbuhan penjualan perusahaan di Jepang, meskipun adopsi kendaraan listrik (EV) di negara tersebut masih relatif rendah.

Ekspansi Tesla di Jepang terjadi di tengah perlambatan penjualan kendaraan listrik di pasar utama global seperti Amerika Serikat. Kondisi ini membuat pasar dengan tingkat penetrasi EV yang masih rendah, seperti Jepang, menjadi semakin strategis.

Baca Juga: IPO SpaceX Bidik Valuasi di Atas US$2 Triliun, Berpotensi Terbesar Sepanjang Sejarah

“Kami ingin menjadi merek mobil impor nomor satu, mungkin secepat tahun depan,” ujar Hashimoto dalam acara peluncuran Model Y L di Jepang, yang ditujukan untuk segmen keluarga dengan kapasitas enam penumpang.

Perluasan Jaringan dan Strategi Penjualan

Saat ini, Tesla memiliki 35 toko dan 14 pusat layanan di Jepang. Perusahaan berencana meningkatkan jumlah pusat layanan menjadi sekitar 30 lokasi untuk mendukung pertumbuhan bisnisnya.

Toko Tesla dirancang tidak hanya untuk penjualan, tetapi juga memberikan pengalaman uji coba kendaraan (test drive). Strategi ini dinilai efektif untuk mengatasi kekhawatiran konsumen, terutama mereka yang terbiasa menggunakan kendaraan berbahan bakar bensin.

Hashimoto menegaskan bahwa peningkatan jumlah toko saja tidak cukup untuk mendorong pembelian, melainkan pengalaman langsung berkendara menjadi faktor kunci dalam meyakinkan konsumen beralih ke kendaraan listrik.

Persaingan Ketat di Pasar Mobil Impor

Pasar mobil impor di Jepang selama ini didominasi oleh merek-merek premium asal Jerman. Data dari asosiasi importir mobil Jepang menunjukkan bahwa Mercedes-Benz menjadi merek asing terlaris pada 2025 dengan penjualan hampir 51.000 unit, disusul oleh BMW, Volkswagen, dan Audi.

Baca Juga: Perang Iran Picu Retaknya NATO, Ancaman Penarikan AS Kian Nyata

Sementara itu, sejumlah produsen otomotif juga mulai memperkenalkan kendaraan listrik di Jepang, termasuk Toyota, Suzuki, Nissan, serta produsen asal China BYD.

Meski demikian, Jepang masih menjadi salah satu pasar besar dengan adopsi kendaraan listrik paling lambat, karena konsumen cenderung memilih kendaraan hybrid.

Potensi Pertumbuhan di Tengah Lonjakan Harga Energi

Sejumlah analis menilai bahwa kekhawatiran terhadap kenaikan harga bahan bakar, yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah, dapat mendorong konsumen Jepang untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik.

Tesla juga fokus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga penjualan. Sekitar 70% tenaga penjual Tesla di Jepang baru bekerja kurang dari enam bulan, namun pelatihan intensif membantu mempercepat proses penjualan pertama mereka.

Pada kuartal pertama tahun ini, Tesla telah menjual sekitar setengah dari total penjualan sepanjang tahun lalu di Jepang, yang mencapai lebih dari 10.000 unit.

Dengan strategi ekspansi agresif dan fokus pada pengalaman pelanggan, Tesla berupaya memperkuat posisinya di pasar Jepang sekaligus memanfaatkan peluang pertumbuhan kendaraan listrik di tengah dinamika pasar global.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×