kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Thailand Akan Menaikkan Upah Minimum Harian Mulai 1 Januari


Senin, 23 Desember 2024 / 20:00 WIB
Thailand Akan Menaikkan Upah Minimum Harian Mulai 1 Januari
ILUSTRASI. A Thai traditional giant statue wears a protective mask, amid the coronavirus disease (COVID-19) pandemic, at Suvarnabhumi Airport in Bangkok, Thailand December 15, 2020. REUTERS/Soe Zeya Tun


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Thailand akan menaikkan upah minimum harian rata-rata 2,9% menjadi antara 337 baht dan 400 baht setara dengan Rp 160.000 hingga Rp 190.000 per hari mulai 1 Januari 2025.

"Upah baru tersebut sesuai dengan situasi ekonomi dan biaya hidup," kata Boonsong Thapchaiyut, Sekretaris Tetap Kementerian Ketenagakerjaan setelah rapat komite upah. Upah minimum, yang bervariasi menurut wilayah, akan naik tujuh hingga 55 baht dari kisaran saat ini 330 baht hingga 370 baht per hari.

Baca Juga: Impor Jagung Mencapai 1,3 Juta Ton Sepanjang Januari-November 2024

"Kenaikan tersebut akan diajukan ke kabinet pada Selasa (24/12)," tambah Boonsong. Kenaikan tersebut ditunda dari Oktober karena kurangnya kuorum pada rapat komite yang membahas kenaikan yang direncanakan yang meliputi perwakilan dari pengusaha, pekerja, dan pemerintah.

Kenaikan tersebut merupakan bagian dari platform kampanye partai berkuasa Pheu Thai. Pemerintah telah berjanji untuk meningkatkan upah minimum harian hingga 600 baht pada tahun 2027.

Hal ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara, yang telah terhambat oleh melonjaknya utang rumah tangga dan melambatnya sektor manufaktur.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×