kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.322   -32,00   -0,18%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Thailand sebut kesepakatan perdagangan Asia baru ditandatangani tahun 2020


Senin, 04 November 2019 / 11:15 WIB
ILUSTRASI. Para Menteri RCEP melakukan pertemuan tahunannya dalam rangka mendorong percepatan penyelesaian perundingan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP).


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Tetapi Perdana Menteri India Narendra Modi bahkan tidak menyebutkan pembicaraan RCEP dalam pidato pembukaan pada pertemuan dengan para pemimpin Asia Tenggara dan sebaliknya hanya berbicara tentang meninjau kembali perjanjian perdagangan yang ada antara ASEAN dan India.

Modi juga tidak menyebutkan blok perdagangan, yang 16 negaranya akan menyumbang sepertiga dari produk domestik bruto global dan hampir setengah dari populasi dunia, dalam posting-posting Twitter setelah bertemu para pemimpin Thailand dan Indonesia.

Baca Juga: ASEAN dorong penyelesaian RCEP dan pemanfaatan outlook Indo-Pasifik

Seorang pejabat kementerian luar negeri India kemudian mengatakan saat media briefing, "Mari kita ambil semua pertanyaan RCEP besok."

Negara-negara Asia Tenggara berharap setidaknya perjanjian sementara dapat diumumkan pada hari Senin.

Tetapi India khawatir tentang potensi banjir impor dari China. Seseorang yang mengetahui tentang negosiasi New Delhi mengatakan tuntutan baru dibuat minggu lalu yang diprediksi sulit dipenuhi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×