Thailand temukan 15 kasus penularan lokal dari varian virus corona asal India

Jumat, 21 Mei 2021 | 16:10 WIB Sumber: Reuters
Thailand temukan 15 kasus penularan lokal dari varian virus corona asal India

ILUSTRASI. Penyebaran virus corona di Thailand


KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Thailand mengumumkan telah mendeteksi 15 kasus pertama yang ditularkan secara lokal dari varian Covid-19 yang sangat menular yang ditemukan pertama kali di India. 

Otoritas Kesehatan Thailand menyebut, penemuan ini dapat mempersulit upaya pemerintah untuk mengatasi wabah paling mematikan ini.

Mengutip Reuters, 15 kasus yang ditemukan itu, termasuk 12 pekerja konstruksi yang berada di kamp mereka di Bangkok utara. Di mana sekitar 1.100 dari 1.667 pekerja di sana dinyatakan positif Covid-19.

Klaster telah terdeteksi di beberapa dari 409 kamp serupa di sekitar ibu kota, di mana pemerintah kota menyebut ada 62.169 pekerja tinggal, dengan setengahnya merupakan pekerja migran. 

Thailand kini sedang memerangi wabah yang paling parah, dengan kasus baru yang naik empat kali lipat dan kematian meningkat tujuh kali lipat sejak awal April.

Varian B.1.617.2, yang memporak-porandakan India, diyakini oleh beberapa ahli bahkan lebih cepat ditularkan daripada varian B117 yang pertama kali terdeteksi di Inggris, yang juga sudah ditemukan di Thailand.

Baca Juga: Makin parah, Malaysia cetak rekor baru infeks harian virus corona

Pemerintah telah memerintahkan pemeriksaan kondisi hidup pekerja di asrama dan telah membatasi pergerakan antara kamp yang berbeda, kata juru bicara Gugus Tugas Covid-19 pemerintah, Taweesin Wisanuyothin.

Mereka yang terinfeksi dirawat di rumah sakit, katanya.

Penemuan varian itu terjadi saat Thailand bersiap untuk memulai kampanye vaksinasi massal bulan depan.

Sejauh ini, Thailand telah memberikan dosis pertama vaksin virus corona kepada 1,72 juta orang, sebagian besar pekerja garis depan atau anggota kelompok berisiko tinggi.

Pada hari ini, Satgas melaporkan 3.481 kasus baru dan 32 kematian, sehingga total menjadi 123.066 kasus dan 735 kematian secara keseluruhan.

 

Selanjutnya: Satgas COVID-19: Keputusan MA menjadi dukungan penting menuntaskan pandemi

 

Editor: Anna Suci Perwitasari

Terbaru