kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Tiga perempuan dianugerahi nobel perdamaian


Jumat, 07 Oktober 2011 / 17:11 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi KUR- Pekerja beraktivitas di pabrik pembuatan krupuk skala rumahan di Bekasi, Jawa Barat. KONTAN/Cheppy A. Muchlis.


Reporter: Dyah Megasari, BBC, Reuters |

OSLO. Tiga perempuan hebat dianugerahi nobel perdamaian 2011. Ketiganya adalah Presiden Liberia Ellen Johnson Sirleaf, Leymah Gbowee dari Liberia dan seorang perempuan asal Yaman, Tawakkul Karman.

Mereka mendapat hadiah bergengsi kelas dunia karena berhasil melakukan perjuangan tanpa kekerasan. Perjuangan mereka memang fokus ke masalah keselamatan perempuan serta hak perempuan untuk berpartisipasi penuh dalam upaya membangun perdamaian.

Ellen Johnson Sirleaf merupakan presiden perempuan pertama di Afrika, sementara Leymah Gbowee adalah seorang pegiat perempuan sedangkan Tawakkul Karman adalah tokoh utama dalam gerakan prodemokrasi Yaman.

Saat mengumumkan ketiga pemenang itu di Oslo, Ketua Komite Nobel, Thorbjoern Jagland mengatakan, "Kita tidak bisa mencapai demokrasi dan perdamaian yang abadi di dunia kecuali perempuan memiliki kesempatan dengan pria dalam mempengaruhi pembangunan di semua tingkatan masyarakat."

Selain mendapat pengakuan, ketiganya akan mendapatkan uang masing-masing senilai US$ 1,5 juta atau sekitar Rp 15 miliar.




TERBARU

[X]
×