kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Transaksi merger dan akuisisi China bisa tumbuh 50%


Senin, 17 Januari 2011 / 15:37 WIB
Transaksi merger dan akuisisi China bisa tumbuh 50%


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

HONG KONG. China menargetkan pertumbuhan angka merger dan akuisisi (M&A) sebanyak 50% dibandingkan dengan tahun lalu. Merger tersebut diharapkan tidak terjadi antara perusahaan lokal saja tapi juga dengan perusahaan bertaraf internasional.

David Brown, Kepala PricewaterhouseCoopers LLP, yang merupakan perusahaan ekuitas terbesar di Hongkong optimistis pertumbuhan M&A tersebut bisa tercapai.

Tahun 2010, transaksi M&A di China meningkat lebih dari 30% dibandingkan dengan transaksi pada 2009. Tercatat M&A dilakukan sebanyak 188 kali, dengan nilai transaksi keseluruhan sebesar US$ 38 miliar.

Langkah merger maupun akuisisi di China didorong oleh pemenuhan sumber daya alam untuk kebutuhan perekonomian. "Terutama didorong oleh keinginan pertumbuhan sektor otomotif dan mesin," ujar Brown.




TERBARU

[X]
×