kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Transaksi merger dan akuisisi China bisa tumbuh 50%


Senin, 17 Januari 2011 / 15:37 WIB


Reporter: Dyah Megasari,

HONG KONG. China menargetkan pertumbuhan angka merger dan akuisisi (M&A) sebanyak 50% dibandingkan dengan tahun lalu. Merger tersebut diharapkan tidak terjadi antara perusahaan lokal saja tapi juga dengan perusahaan bertaraf internasional.

David Brown, Kepala PricewaterhouseCoopers LLP, yang merupakan perusahaan ekuitas terbesar di Hongkong optimistis pertumbuhan M&A tersebut bisa tercapai.

Tahun 2010, transaksi M&A di China meningkat lebih dari 30% dibandingkan dengan transaksi pada 2009. Tercatat M&A dilakukan sebanyak 188 kali, dengan nilai transaksi keseluruhan sebesar US$ 38 miliar.

Langkah merger maupun akuisisi di China didorong oleh pemenuhan sumber daya alam untuk kebutuhan perekonomian. "Terutama didorong oleh keinginan pertumbuhan sektor otomotif dan mesin," ujar Brown.




TERBARU

[X]
×