kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Trump: AS akan kenakan sanksi baru yang powerful atas Iran setelah serangan rudal


Kamis, 09 Januari 2020 / 11:00 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump. REUTERS/Kevin Lamarque


Sumber: Al Jazeera | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Serangan balik oleh Iran terjadi ketika Trump dan penasihat utamanya berada di bawah tekanan untuk mengungkapkan lebih detail tentang intelijen yang membuat presiden AS memerintahkan serangan AS yang menewaskan Soleimani. Abu Mahdi al-Muhandis, wakil komandan Pasukan Mobilisasi Populer (PMF, atau Hashd al-Shaabi), sebuah organisasi payung yang didukung Iran yang terdiri dari beberapa milisi, juga tewas dalam serangan drone minggu lalu.

Trump dan pejabat tinggi keamanan nasional AS telah membenarkan serangan udara dengan pernyataan umum tentang ancaman yang ditimbulkan oleh Soleimani, yang menurut para pejabat AS sedang direncanakan "serangan segera".

Tetapi tidak ada detail maupun bukti mengenai hal ini.

Baca Juga: Pejabat Trump briefing rahasia 535 anggota konggres soal serangan ke Iran

Trump pada hari Rabu mengatakan AS akan terus mencari opsi untuk menanggapi serangan, tetapi tidak menjelaskan lebih lanjut. Dia mengatakan AS akan meminta NATO "untuk menjadi lebih terlibat" di Timur Tengah.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×