kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.825.000   20.000   0,71%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Trump dikabarkan tidak akan meninggalkan Gedung Putih kendati kalah dari Biden


Sabtu, 07 November 2020 / 21:48 WIB
ILUSTRASI. Donald Trump dikabarkan tidak akan meninggalkan Gedung Putih kendati kalah dari Joe Biden.


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

Juru bicara Joe Biden, Andrew Bates, menyatakan mereka tidak khawatir Trump menolak keluar. Karena dia pasti akan dikawal oleh keamanan.

"Pemerintah AS tentu punya kemampuan mumpuni untuk menyeret keluar adanya orang yang masuk tanpa izin di Gedung Putih," kata Bates.

Dilansir Daily Mirror Sabtu (7/11/2020), Trump sebelumnya sudah mengumandangkan kemenangan setelah beberapa negara bagian kunci menunjukkan merah, warga Republik.

Baca Juga: Pemerintah pastikan vaksin aman, masyarakat diminta disiplin ikuti protokol kesehatan

Namun begitu surat suara dari pos didatangkan dan dihitung, seketika keunggulan berbalik menjadi milik Biden, seperti di Pennsylvania saat ini.

Saat ini berdasarkan proyeksi dari lembaga survei Decision Desk HQ, Biden sudah merebut Pennsylvania dan mendapatkan 20 suara elektoral.

Dengan demikian, mantan senator Delaware tesebut menjadi presiden ke-46 karena melewati angka 270 seperti yang disyaratkan untuk melenggang ke Gedung Putih. (Ardi Priyatno Utomo)


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trump Disebut Bakal Membentengi Diri di Gedung Putih jika Biden Menang Pemilu AS"

Selanjutnya: Larang Biden asal klaim kemenangan, Trump: Saya juga bisa!




TERBARU

[X]
×