kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.181   22,00   0,12%
  • IDX 5.111   54,16   1,07%
  • KOMPAS100 660   8,27   1,27%
  • LQ45 520   4,58   0,89%
  • ISSI 170   1,05   0,62%
  • IDX30 292   2,50   0,86%
  • IDXHIDIV20 392   0,75   0,19%
  • IDX80 76   0,86   1,14%
  • IDXV30 109   0,08   0,07%
  • IDXQ30 98   -0,16   -0,16%

Trump Ingin Suku Bunga AS Terendah di Dunia, Bos The Fed Kasih Sinyal Berbeda


Selasa, 01 September 2026 / 05:50 WIB
Trump Ingin Suku Bunga AS Terendah di Dunia, Bos The Fed Kasih Sinyal Berbeda
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump mengatakan dia menghormati Ketua The Fed Kevin Warsh namun tetap ingin suku bunga AS terendah di dunia (REUTERS/Evelyn Hockstein)


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden AS Donald Trump mengatakan  bahwa ia sangat menghormati Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh dan bahwa "dia dapat melakukan apa yang harus dia lakukan" terkait kebijakan suku bunga.

Hal tersebut diungkapkan Trump saat bertemu wartawan di Ruang Oval White House pada Senin (31/8/2026).

Pernyataan Trump tersebut terkait dengan pidato terbaru Warsh yang mengatakan bank sentral AS akan "memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan" jika para pembuat kebijakan tidak mendapatkan kepercayaan yang dibutuhkan agar inflasi turun ke level 2%.

Baca Juga: Harga Minyak Ditutup Melonjak Lebih dari 2,5%: AS & Iran Kembali Saling Serang

Sekedar mengingatkan, tingkat inflasi tahunan AS berada di level 3,4% pada bulan Juli 2026. Posisi indeks harga konsumen (IHK) AS tersebut melandai dari bulan Juni 2026 yang berada di angka 3,5%. Namun, inflasi tersebut masih jauh di atas target The Fed yang sebesar 2%.

Sebelumnya, Trump berulang kali mendesak penurunan suku bunga The Fed. "Menurut pendapat saya, kita harus membayar suku bunga terendah di dunia," kata Trump pada hari Senin (31/8/2026).

Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures Price Index/PCE) pilihan The Fed tetap berada di angka 3,7% secara tahunan hingga Juli. Keterjangkauan menjadi perhatian utama para pemilih menjelang pemilihan paruh waktu November mendatang.

The Fed akan mengadakan pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 15-16 September 2026.


Tag


TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×