kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Trump Klaim AS Melakukan Serangan ke Venezuela dan Menangkap Maduro


Sabtu, 03 Januari 2026 / 16:55 WIB
Diperbarui Sabtu, 03 Januari 2026 / 19:46 WIB
Trump Klaim AS Melakukan Serangan ke Venezuela dan Menangkap Maduro
ILUSTRASI. USA-TRUMP/VENEZUELA-MARCH (REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu menulis di platform Truth Social bahwa AS telah melakukan serangan besar-besaran terhadap Venezuela dan menangkap Presiden Nicolás Maduro beserta istrinya.

Trump mengklaim keduanya telah dikeluarkan dari negara tersebut.

AS Invasi Venezuela, Presiden Maduro Dikabarkan Ditangkap Delta Force AS

"Amerika Serikat telah berhasil melaksanakan serangan berskala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolás Maduro, yang bersama istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara itu," tulis Trump.

Baca Juga: Kasus Flu di Amerika Serikat Meningkat Tajam Usai Libur Akhir Tahun

Hingga saat ini, pemerintah Venezuela belum memberikan konfirmasi atau tanggapan resmi terkait klaim ini.

Trump sebelumnya menuduh Maduro menjalankan "negara narkoba" dan melakukan kecurangan pemilu. Maduro, yang menggantikan Hugo Chávez pada 2013, menuduh Washington ingin menguasai cadangan minyak Venezuela, yang merupakan yang terbesar di dunia.

Jika benar, ini akan menjadi intervensi langsung terbesar AS di Amerika Latin sejak invasi Panama pada 1989 untuk menurunkan pemimpin militer Manuel Noriega.


Tag


TERBARU

[X]
×