kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

UBS: Orang Kaya Asia Alihkan Investasi dari Dolar AS ke Kripto, Emas, dan Aset China


Kamis, 15 Mei 2025 / 07:21 WIB
Diperbarui Jumat, 16 Mei 2025 / 11:56 WIB
ILUSTRASI. Investor kaya di Asia mulai mengalihkan portofolio mereka dari aset berbasis dolar AS ke investasi alternatif seperti emas, kripto, dan aset China


Sumber: Cointelegraph | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Investor kaya di Asia mulai mengalihkan portofolio mereka dari aset berbasis dolar AS ke investasi alternatif seperti emas, kripto, dan aset China.

Pergeseran ini didorong oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan volatilitas pasar global.

“Emas kini menjadi sangat populer,” ujar Amy Lo, Co-Head Wealth Management UBS untuk Asia, dalam acara Bloomberg New Voices di Hong Kong, Selasa (13/5).

Baca Juga: Penguatan Harga Bitcoin Diprediksi Lambat Meski Dikelilingi Banyak Sentimen Positif

Menurut Lo, investor yang sebelumnya fokus pada aset-aset berbasis dolar AS kini mencari diversifikasi ke kelas aset alternatif seperti komoditas, mata uang non-dolar, dan aset digital.

“Volatilitas akan tetap ada, dan ini mendorong klien untuk menata ulang portofolio mereka ke arah aset yang dianggap lebih aman atau punya potensi pertumbuhan,” katanya.

Salah satu destinasi baru yang kembali menarik minat adalah China. Setelah beberapa tahun minat terhadap pasar China meredup, para investor kelas atas kini mulai kembali melirik peluang di negara tersebut.

Lo mengungkapkan, banyak klien yang sebelumnya enggan kini justru aktif bertanya soal peluang investasi di China.

Minat ini juga didorong oleh kinerja positif indeks saham acuan Hong Kong, yang banyak diisi perusahaan-perusahaan China.

Baca Juga: Kolaborasi dengan Vida, Tokocrypto Perkuat Keamanan Verfikasi Identitas Digital

Indeks tersebut tercatat sebagai salah satu yang paling unggul secara global sepanjang 2024.

Di sisi lain, Bank of America dalam survei manajer dana terbaru mencatat bahwa eksposur global terhadap dolar AS mengalami penurunan tajam pada Mei.

Posisi underweight terhadap dolar ini bahkan menjadi yang terbesar dalam 19 tahun terakhir, menandakan pergeseran besar dalam sentimen investor global.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×