kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

UEA berencana gunakan drone penyengat listrik untuk tingkatkan curah hujan


Minggu, 21 Maret 2021 / 05:40 WIB


Sumber: Arab News | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - ABU DHABI. Rendahnya curah hujan kerap menjadi masalah yang cukup berat bagi sejumlah negara di jazirah Arab, termasuk Uni Emirat Arab (UEA). Negara kaya minyak ini bahkan rela menggelontorkan belasan juta dolar AS demi serangkaian program hujan buatan.

Seperti negara Arab lainnya, UEA juga memiliki masalah terkait rendahnya curah hujan. Beragam cara ilmiah dilakukan demi menghasilkan hujan buatan. Kini UEA akan berupaya memanfaatkan kemampuan drone Inggris yang akan menyengatkan listrik ke atmosfer.

Peneliti Inggris kabarnya telah dihubungi oleh UEA untuk mengeksplorasi cara-cara untuk menginduksi curah hujan dengan menggunakan drone yang memancarkan listrik ke awan.

Baca Juga: Semakin erat, UEA siapkan dana US$ 10 miliar untuk berinvestasi di Israel

Dilansir dari Arab News, ini merupakan langkah baru untuk mempromosikan sistem penyemaian awan untuk meningkatkan curah hujan hingga 30%.

Dengan curah hujan rata-rata hanya 100 mm per tahun, UEA berinvestasi besar-besaran dalam penelitian terbaru ini demi meningkatkan pasokan air tawar.

Rendahnya curah hujan menjadi masalah tersendiri bagi negara kaya sekelas UEA. Saat ini sekitar 80% pasokan makanan UEA merupakan hasil impor. Pemerintah jelas khawatir akan kemandirian negaranya di masa mendatang.

Tim peneliti dari University of Reading berharap bisa memanfaatkan drone untuk mengirimkan sengatan ion bermuatan ke astmosfer. Mereka meyakini bahwa sengatan listrik berdaya rendah pada tetesan awan dapat mendorong terbentuknya tetesan hujan.

Untuk saat ini banyak negara telah menggunakan metode alternatif untuk memicu hujan, mulai dari menyemprotkan senyawa garam, iodia perak, hingga dry ice ke atmosfer.

Baca Juga: Kesepakatan rampung, UEA borong jet tempur F-35 dan drone MQ-9 Reaper dari AS




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×