kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.450
  • EMAS665.000 -0,60%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Viacom ngotot melego studio Paramount

Jumat, 10 Juni 2016 / 15:52 WIB

Viacom ngotot melego studio Paramount

NEW YORK. Konglomerasi media asal Amerika Serikat, Viacom bersikukuh melanjutkan rencana penjualan saham studio film Paramount Pictures, meski mendapat penolakan dari pemegang saham pengendali Sumner Redstone.

Chief Executive Officer (CEO) Viacom, Philippe Dauman mengatakan, perusahaan masih berupaya membuat kesepakatan dengan investor. "Kami akan membuka harga US$ 10 atau lebih per saham Viacom jika itu bisa memuluskan transaksi penjualan," katanya, seperti dilansir Reuters, Kamis (9/6).

Sebelumnya, Dauman menyebut, hasil penjualan saham Paramount akan digunakan untuk melunasi utang dan pengembangan strategis. Viacom berada di bawah tekanan untuk kembali meraih peruntungan setelah beberapa waktu merugi.

Tapi, Dauman mengakui, target penyelesaian transaksi pada akhir Juni ini kemungkinan meleset. "Tentu, kejadian baru-baru ini memperlambat proses. Tapi, kami akan terus menggali potensi untuk mencapai kesepakatan harga jual yang strategis dengan mitra terpilih," kata Dauman kepada CNNMoney, Kamis (9/6).

Baru-baru ini, Viacom sudah memperkecil penawaran saham Paramount menjadi 49% kepada kelompok mitra strategis global dan berharap mengumumkan kesepakatan penjualan pada akhir Juni ini. Namun, Dauman terpaksa membatalkan rencana meneken penjualan setelah Amusements Nasional Redstone sebagai pemegang 80% saham pengendali mengubah aturan.

Amusement yang dipimpin Sumner Redstone mengharuskan Dauman mendapat persetujuan bulat dari anggota dewan Viacom sebelum menjual saham apapun di Paramout. Namun, juru bicara Redstone menolak berkomentar.

Adapun, Juru bicara Viacom mengecam langkah itu sebagai upaya tidak sah dan benar-benar bertentangan dengan tata kelola perusahaan yang baik.

Sebenarnya, ini episode baru pertarungan hukum di konglomerasi Viacom. Bulan lalu, Dauman dan anggota dewan Viacom George Abrams mengajukan gugatan atas keputusan pencabutan hak keduanya dalam mengontrol perusahaan apabila Redstone meninggal atau lumpuh. Mereka menuding, pemecatan tersebut didorong oleh putri Redstone, Shari, yang telah memanipulasi ayahnya yang saat ini sudah berumur 93 tahun.

Robert Klieger, pengacara Redstone pada awal pekan ini menyatakan pencabutan hak kedua eksekutif Viacom itu dilakukan karena mereka ngotot ingin melego Paramount. Klieger menyatakan kepada pengadilan bahwa Redstone memintanya secara pribadi untuk memberitahu dewan Viacom agar tidak menjual Paramount.


Reporter: Dupla Kartini
Editor: Dupla KS
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0492 || diagnostic_web = 0.4156

Close [X]
×