kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.875   -25,00   -0,15%
  • IDX 8.003   67,65   0,85%
  • KOMPAS100 1.129   12,14   1,09%
  • LQ45 819   2,92   0,36%
  • ISSI 283   4,67   1,68%
  • IDX30 426   -0,22   -0,05%
  • IDXHIDIV20 512   -2,80   -0,54%
  • IDX80 126   1,04   0,84%
  • IDXV30 139   0,09   0,07%
  • IDXQ30 139   -0,54   -0,39%

Salah Transfer, Bursa Kripto Korsel Bithumb Tak Sengaja Bagikan Bitcoin US$44 Miliar


Sabtu, 07 Februari 2026 / 16:36 WIB
Diperbarui Sabtu, 07 Februari 2026 / 20:09 WIB
Salah Transfer, Bursa Kripto Korsel Bithumb Tak Sengaja Bagikan Bitcoin US$44 Miliar
ILUSTRASI. Bitcoin (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bursa kripto Korea Selatan Bithumb mengungkapkan bahwa pihaknya secara tidak sengaja membagikan lebih dari US$40 miliar dalam bentuk bitcoin kepada para pengguna sebagai hadiah promosi. Kesalahan tersebut memicu aksi jual besar-besaran di platform Bithumb.

Bithumb menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi pada Jumat (6/2/2026) tersebut.

Baca Juga: Zelenskiy: Rusia Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Sistem Energi Ukraina

Melansir Reuters Sabtu (7/2/2026), perusahaan mengklaim telah berhasil memulihkan 99,7% dari total 620.000 bitcoin yang keliru didistribusikan, dengan nilai sekitar US$44 miliar berdasarkan harga saat ini.

Bursa kripto itu juga menyatakan telah membatasi perdagangan dan penarikan dana bagi 695 pengguna yang terdampak dalam waktu 35 menit setelah kesalahan distribusi diketahui.

Awalnya, Bithumb berencana membagikan hadiah tunai kecil sebesar 2.000 won Korea Selatan (sekitar US$1,40) atau lebih kepada setiap pengguna sebagai bagian dari program promosi.

Namun, akibat kesalahan sistem, para pemenang justru menerima sedikitnya 2.000 bitcoin per orang, menurut laporan media setempat.

Baca Juga: Bank Sentral China Borong Emas untuk Bulan ke-15, Nilai Cadangan Melonjak!

Dalam pernyataannya, Bithumb menegaskan bahwa insiden tersebut tidak terkait dengan peretasan atau pelanggaran keamanan.

“Kami ingin menegaskan bahwa kejadian ini tidak ada kaitannya dengan peretasan eksternal maupun kebocoran sistem. Tidak terdapat masalah pada keamanan sistem maupun pengelolaan aset pelanggan,” ujar Bithumb.

Meski demikian, otoritas keuangan Korea Selatan, termasuk Financial Services Commission (FSC), menilai insiden tersebut telah mengungkap kerentanan dan risiko dalam aset virtual.

Setelah menggelar rapat darurat, regulator menyatakan akan melakukan inspeksi langsung terhadap Bithumb dan bursa kripto lainnya apabila ditemukan kejanggalan dalam peninjauan sistem pengendalian internal, termasuk kepemilikan dan operasional aset kripto.

Baca Juga: SpaceX Tunda Rencana ke Mars Demi Fokus Misi Pendaratan ke Bulan di Tahun 2027

Data grafik perdagangan Bithumb menunjukkan bahwa harga bitcoin sempat anjlok hingga 17% menjadi 81,1 juta won pada Jumat malam.

Harga kemudian berangsur pulih dan terakhir diperdagangkan di kisaran 104,5 juta won.

Di pasar kripto Korea Selatan, Bithumb berada di posisi kedua, di bawah Upbit yang masih menjadi pemain dominan.

Selanjutnya: Zelenskiy: Rusia Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Sistem Energi Ukraina

Menarik Dibaca: Hasil BATC 2026 : Kalah dari Korea, Tim Putri Indonesia Raih Perunggu




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×