kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.871   62,00   0,37%
  • IDX 8.104   -131,77   -1,60%
  • KOMPAS100 1.139   -17,57   -1,52%
  • LQ45 822   -12,45   -1,49%
  • ISSI 289   -3,78   -1,29%
  • IDX30 433   -6,56   -1,49%
  • IDXHIDIV20 520   -6,75   -1,28%
  • IDX80 127   -1,59   -1,23%
  • IDXV30 142   -1,10   -0,77%
  • IDXQ30 139   -2,48   -1,76%

Serangan Israel ke Lebanon Perluas Konflik Iran, Hezbollah Ikut Terlibat


Senin, 02 Maret 2026 / 11:08 WIB
Serangan Israel ke Lebanon Perluas Konflik Iran, Hezbollah Ikut Terlibat


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - YERUSALEM. Israel memperluas operasi militernya dengan melancarkan serangan udara ke Lebanon setelah kelompok Hizbullah menembakkan rudal dan drone ke wilayah Israel. Eskalasi ini memperlebar konflik kawasan yang dipicu serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.

Militer Israel menyatakan serangan di Lebanon menyasar fasilitas dan tokoh senior Hezbollah, sekutu utama Iran. Hizbullah mengakui serangannya sebagai balasan atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. 

Militer Israel menyebut sebagian proyektil dari Lebanon berhasil dicegat, sementara lainnya jatuh di area terbuka.

Baca Juga: Prediksi Trump: Konflik Iran Bakal Berlangsung 4 Minggu!

Serangan udara Israel mengguncang pinggiran selatan Beirut pada Senin dini hari, memicu kepanikan dan eksodus warga. 

Israel juga mengeluarkan peringatan evakuasi bagi puluhan desa di selatan dan timur Lebanon. Sebelumnya, Israel dan Lebanon memiliki gencatan senjata yang dimediasi AS pada 2024.

Eskalasi ini terjadi setelah Israel mengklaim keunggulan udara di Tehran dan menggempur pusat intelijen, keamanan, serta komando militer Iran. 

Sirene peringatan juga terdengar di Israel, termasuk di Tel Aviv, menyusul rentetan rudal dari Iran.

Di Iran, Presiden Masoud Pezeshkian menyatakan dewan kepemimpinan sementara mengambil alih tugas Pemimpin Tertinggi pascakematian Khamenei.

Dari pihak AS, korban pertama dikonfirmasi: tiga personel militer tewas di sebuah pangkalan di Kuwait. Presiden AS Donald Trump memberi penghormatan dan menegaskan operasi bisa berlanjut berminggu-minggu. 

Baca Juga: Israel Melancarkan Serangan Baru, Iran Balas Serang Dubai Hingga Doha

“Serangan akan terus berjalan sampai tujuan tercapai,” ujarnya.

AS menyebut telah menghantam lebih dari 1.000 target Iran sejak operasi besar dimulai. Trump juga menyerukan aparat Iran, termasuk Islamic Revolutionary Guards Corps, untuk menyerah dan mendorong rakyat Iran bangkit melawan pemerintah.

Ketegangan berdampak luas: harga minyak melonjak, pelayaran terganggu di Teluk dan Selat Hormuz, serta penerbangan global tersendat dengan penutupan bandara besar, termasuk Dubai. 

Meski Iran memberi sinyal terbuka pada de-eskalasi, pernyataan pejabatnya menunjukkan kesiapan melanjutkan perlawanan.

Baca Juga: Konflik Memanas, Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 10 dan Lukai 50 Orang

Pengamat menilai kematian Khamenei menciptakan kekosongan kepemimpinan, namun belum tentu mengakhiri dominasi elite ulama dan Garda Revolusi di Iran.




TERBARU

[X]
×