kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

Prediksi Trump: Konflik Iran Bakal Berlangsung 4 Minggu!


Senin, 02 Maret 2026 / 04:29 WIB
Prediksi Trump: Konflik Iran Bakal Berlangsung 4 Minggu!


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Presiden Donald Trump menyatakan konflik dengan Iran kemungkinan dapat berlangsung hingga empat minggu ke depan. Hal tersebut dilaporkan oleh surat kabar Inggris Daily Mail pada Minggu.

Menurut laporan tersebut seperti yang dilansir Reuters, Trump memperkirakan konflik ini memang sejak awal diperkirakan berlangsung sekitar satu bulan.

“Ini selalu diperkirakan sebagai proses empat minggu. Kami memperkirakan akan berlangsung sekitar empat minggu. Ini negara besar, jadi bisa memakan waktu empat minggu atau bahkan kurang,” kata Trump seperti dikutip Daily Mail.

Trump juga mengatakan dirinya masih membuka peluang untuk melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan pihak Iran, meskipun ia tidak memastikan apakah perundingan tersebut akan terjadi dalam waktu dekat.

“Saya tidak tahu. Mereka ingin berbicara, tetapi saya katakan seharusnya mereka berbicara minggu lalu, bukan minggu ini,” ujar Donald Trump.

Baca Juga: Serangan Balasan Iran Picu Gangguan Bisnis Terluas di Kawasan Teluk Sejak COVID-19

Picu gangguan bisnis paling luas di Kawasan Teluk

Sementara itu, serangan balasan Iran di kawasan Teluk memicu gangguan bisnis paling luas di wilayah tersebut sejak pandemi COVID-19. Serangan itu memaksa sejumlah bandara ditutup, menghentikan operasi pelabuhan, serta mengguncang pasar keuangan regional.

Serangan tersebut dilancarkan sebagai respons atas serangan militer bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Rudal dan drone dilaporkan menghantam hampir seluruh negara utama di kawasan Teluk—wilayah yang selama puluhan tahun dikenal sebagai salah satu pusat bisnis paling stabil di dunia.

Sedikitnya tiga orang tewas di Uni Emirat Arab akibat serangan tersebut. Ledakan keras juga terdengar untuk hari kedua berturut-turut di Dubai dan Abu Dhabi pada Minggu.

Tonton: Israel & AS Serang Iran, Trump Sebut Khamenei Telah Meninggal

Serangan ini dianggap sebagai eskalasi yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi Dubai, kota yang selama ini membangun identitas modernnya sebagai pusat bisnis global yang relatif aman dari konflik kawasan. Dari awalnya hanya desa nelayan kecil, emirat tersebut memanfaatkan pendapatan minyak yang terbatas untuk membangun pelabuhan, bandara, dan pusat perdagangan. Sejak 1990-an, Dubai kemudian beralih mengembangkan pariwisata mewah, properti, dan layanan keuangan.




TERBARU

[X]
×