CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Wabah Ebola Merebak di Kongo, 65 Orang Dilaporkan Meninggal


Jumat, 15 Mei 2026 / 15:02 WIB
Wabah Ebola Merebak di Kongo, 65 Orang Dilaporkan Meninggal
ILUSTRASI. Wabah Ebola di Ituri, Kongo, memicu kekhawatiran global. Mobilitas penduduk tinggi dan aktivitas tambang memperparah risiko penyebaran. (Olivia Acland/REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan kesehatan masyarakat utama Afrika, Africa Centres for Disease Control and Prevention, mengonfirmasi adanya wabah Ebola di Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo.

Dalam pernyataan resminya pada Jumat, Africa CDC menyebutkan pihaknya tengah menggelar pertemuan darurat bersama pemerintah Kongo, Uganda, Sudan Selatan, serta mitra global guna memperkuat pengawasan lintas batas, kesiapsiagaan, dan respons penanganan wabah.

Lembaga tersebut mengungkapkan bahwa hingga saat ini terdapat sekitar 246 kasus suspek Ebola dan 65 kematian yang dilaporkan, terutama di zona kesehatan Mongwalu dan Rwampara. Dari jumlah tersebut, empat kematian terjadi pada pasien yang telah terkonfirmasi positif melalui pemeriksaan laboratorium.

Africa CDC juga menyatakan temuan awal menunjukkan adanya kemungkinan strain virus Ebola non-Zaire. Proses pengurutan genom (sequencing) masih terus dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik virus secara lebih rinci.

Baca Juga: Trump Tinggalkan China dengan Minim Kesepakatan Besar

"Africa CDC is concerned about the risk of further spread due to the urban context of Bunia and Rwampara, intense population movement, mining-related mobility in Mongwalu," demikian pernyataan lembaga tersebut.

Kekhawatiran terhadap penyebaran wabah meningkat karena tingginya mobilitas penduduk di kawasan terdampak, termasuk aktivitas pertambangan di Mongwalu yang mendorong perpindahan masyarakat dalam jumlah besar.

Ebola merupakan penyakit serius yang sering kali berakibat fatal. Virus ini menyebar melalui kontak langsung dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi, benda yang terkontaminasi, maupun kontak dengan jenazah penderita Ebola.

Wabah Ebola di kawasan Afrika Tengah sebelumnya juga beberapa kali menimbulkan kekhawatiran global karena potensi penyebarannya lintas negara, terutama di wilayah dengan sistem kesehatan yang terbatas dan mobilitas penduduk yang tinggi.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×