kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Warning China ke Filipina: Setop aksi provokasi ilegal di Laut China Selatan


Senin, 24 Agustus 2020 / 06:13 WIB
ILUSTRASI. Kapal nelayan Filipina berlayar di kawasan Scarborough Shoal, Laut China Selatan, yang disengketakan dengan China.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Duterte sejauh ini memiliki sikap yang cukup sejalan dengan China dalam mengkritik AS. Belakangan, Duterte merasa terusik karena AS mengkritik cara Duterte memberantas narkoba yang dinilai terlalu kejam.

Departemen Luar Negeri Filipina sampai saat ini belum memberikan perincian lebih lanjut atas penyitaan peralatan nelayan yang dianggap China sebagai sesuatu yang ilegal.

Baca Juga: Kali ini di Laut Kuning, China kembali gelar latihan militer skala besar

Filipina juga keberatan dengan tantangan radio Beijing terhadap pesawat yang melakukan patroli maritim yang sah di daerah tersebut.

Pada 2016, Pengadilan Arbitrase Permanen di Den Haag memutuskan kasus yang diajukan oleh Manila terhadap Beijing, dengan mengatakan klaim historis China atas Laut China Selatan tidak memiliki dasar hukum.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×