kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45891,99   -14,50   -1.60%
  • EMAS926.000 -0,11%
  • RD.SAHAM -0.33%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Warren Buffett butuh waktu 52 tahun untuk memahami pelajaran berharga ini


Selasa, 06 April 2021 / 11:05 WIB
Warren Buffett butuh waktu 52 tahun untuk memahami pelajaran berharga ini
ILUSTRASI. Warren Buffett butuh waktu 52 tahun untuk memahami pelajaran berharga ini

Sumber: Inc. | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  Investor legendaris, Warren Buffett menungkap pelajaran penting yang membutuhkan waktu 52 tahun untuk memahaminya. Pelajaran penting ini ada hubungannya dengan kegemaran Buffett minum Coca-Cola dalam jumlah besar.

Buffett mengatakan, bila pengetahuan ini diketahui lebih awal, maka ia bisa menghasilkan uang jauh lebih besar daripada saat ini.  Buffett mengatakan, ia meminum lima porsi 12 ons Coca-Cola setiap hari dan minum sekali saat ia sarapan pagi.

Namun ia tidak melihat begitu dasyatnya bisnis perusahaan minuman ini hingga puluhan tahun kemudian.

Baca Juga: Meskipun sudah kaya raya, Warren Buffett tetap hidup hemat

Hal itu diceritakan Buffett sendiri dalam suratnya kepada para pemegang saham pada 1989. Berikut penuturan Buffett:

Saya yakin mendapatkan Coca-Cola pertama saya pada tahun 1935 atau 1936. Yang pasti, pada tahun 1936 saya mulai membeli Coke dengan harga enam seharga 25 sen dari Buffett & Son, toko kelontong keluarga, untuk dijual di sekitar lingkungan sekitar 5 sen masing-masing.

Dalam perjalanan ke peritel margin tinggi ini, saya benar-benar mengamati daya tarik konsumen yang luar biasa dan kemungkinan komersial dari produk tersebut.

Saya terus mencatat kualitas ini selama 52 tahun ke depan saat Coke menyelimuti dunia. Namun, selama periode ini, saya dengan hati-hati menghindari membeli bahkan satu saham pun.

Baru pada musim panas 1988 otak saya akhirnya menjalin kontak dengan mata saya.

Tetapi Buffett menjelaskan bahwa itu akan menjadi investasi jangka panjang yang bagus sehingga "jika saya berpikir jernih, saya akan membujuk kakek saya untuk menjual toko bahan makanan pada tahun 1936 dan memasukkan semua hasil penjualannya ke dalam saham Coca-Cola. "

Baca Juga: Tips Warren Buffett membeli saham berfundamental bagus saat harga murah




TERBARU

[X]
×