kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Warren Buffett gagal akuisisi, sinyal bahwa pasar saham sudah terlalu mahal?


Rabu, 04 Desember 2019 / 09:08 WIB
ILUSTRASI. Warren Buffett. REUTERS/Rick Wilking/File Photo


Sumber: Forbes | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - OMAHA. Warren Buffett gagal memenangkan kesepakatan untuk mengakuisisi sebuah perusahaan distributor teknologi Tech Data Corp. Melansir Forbes, Berkshire Hathaway Buffett mengajukan penawaran akuisisi senilai US$ 5 miliar. Namun, pengajuan tersebut lebih rendah dari perusahaan ekuitas swasta Apollo Global Management yang mengajukan penawaran senilai US$ 6 miliar.   

Gagalnya rencana akuisisi Buffett ini menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, Berkshire memiliki dana tunai yang menembus rekor senilai US$ 128 miliar. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah apakah Buffett menilai bahwa kondisi pasar saham saat ini sudah terlalu mahal atau overvalued?

Baca Juga: Warren Buffett: Jangan bertaruh melawan Amerika

Tech Data membawa produk ke pasar untuk perusahaan seperti Apple, yang mana perusahaan ini merupakan investasi terbesar Berkshire dengan kepemilikan sekitar US$ 56 miliar.

Dengan kondisi pasar saham AS yang mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di tahun 2019, Buffett telah berulang kali menyesalkan bahwa harga premium untuk membeli bisnis saat ini sudah melonjak terlalu tinggi — sebagian karena persaingan dari perusahaan ekuitas swasta seperti Apollo.

Baca Juga: Warren Buffett: Berinvestasilah pada dirimu sendiri...
 
Berkshire sudah beberapa kali berjuang untuk melakukan akuisisi baru dan menghabiskan tumpukan uangnya dalam beberapa tahun terakhir. Namun Buffett melihat perang penawaran akuisisi sebagai tindakan pemborosan waktu dan uang.

Dalam surat tahunan terakhirnya kepada para pemegang saham, pimpinan Berkshire Hathaway ini mengakui bahwa "harga melejit sangat tinggi untuk bisnis yang memiliki prospek jangka panjang yang layak."

Baca Juga: Seberapa hemat miliarder Warren Buffett? Perilakunya membuat banyak orang terkejut

Masih terus mencari akuisisi...




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×