kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Warren Buffett gagal akuisisi, sinyal bahwa pasar saham sudah terlalu mahal?


Rabu, 04 Desember 2019 / 09:08 WIB
ILUSTRASI. Warren Buffett. REUTERS/Rick Wilking/File Photo


Sumber: Forbes | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Warren Buffett masih terus melanjutkan pencariannya untuk “akuisisi seukuran gajah” meskipun sejauh ini sia-sia. Berkshire Hathaway telah mengalami kesulitan menghabiskan tumpukan uang yang besar dalam beberapa tahun terakhir, sehingga menambah tekanan pada Buffett untuk menjaga pengembalian saham yang tinggi yang membuatnya terkenal sebagai investor.

Akuisisi besar terakhir yang dilakukan perusahaannya adalah pada tahun 2016, ketika Berkshire membeli perusahaan luar angkasa Precision Castparts dengan nilai mencapai US$ 32 miliar.

Baca Juga: Bos Louis Vuitton ancam posisi Jeff Bezos dan Bill Gates sebagai orang terkaya dunia

Perusahaan konglomerat investasi yang berbasis di Omaha, Nebraska, ini dikenal akan portofolio bisnis keluarga yang dibangunnya, yang memadukan berbagai perusahaan ritel, asuransi, dan energi. Kepemilikan saham teratas Berkshire termasuk Coca-Cola, Bank of America, Wells Fargo, American Express dan Kraft Heinz.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×