kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Warren Buffett Punya Uang Kas Sekitar Rp 4.481 Triliun, Ini Komentar Elon Musk


Selasa, 06 Agustus 2024 / 10:08 WIB
ILUSTRASI. CEO Berkshire Hathaway Warren Buffett berbicara kepada wartawan sebelum pertemuan tahunan Berkshire di Omaha, Nebraska 2 Mei 2015.


Sumber: Yahoo Finance | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  CEO Tesla Inc. dan SpaceX, Elon Musk, memberikan komentar mengenai keputusan Berkshire Hathaway Inc., yang dipimpin  Warren Buffett, untuk menjual sekitar setengah dari sahamnya di Apple Inc.

Setelah menjual Sebagian besar kepemilikan saham di Apple Inc,  Berkshire Hathaway memiliki cadangan kas hampir US$ 277 miliar atau sekitar Rp 4.481 triliun (kurs Rp 16.179). 

Seorang pengguna platform X mengomentari kejadian tersebut dengan bercanda mengatakan bahwa Buffett bisa membuat investasi besar-besaran dengan cadangan kas ini dan mengakuisisi perusahaan seperti Netflix, Salesforce, Toyota, Adobe, atau Hermes.

Baca Juga: Pangkas Kepemilikan Saham Apple, Buffett Pilih Genggam Cash Saat Ekonomi Tak Pasti?

Sebagai tanggapan, Musk berkata, "Dia (Buffett) jelas mengharapkan adanya koreksi atau mungkin tidak melihat investasi yang lebih baik daripada obligasi pemerintah." 

Musk juga mengkritik Federal Reserve karena tidak menurunkan suku bunga, menyatakan bahwa suku bunga saat ini terlalu tinggi.

Pada perdagangan awal pekan ini, bursa saham global ambruk. Bahkan perdagangan di bursa saham Jepang sempat dihentikan setelah indeks turun lebih dari 6%.

Perdagangan saham di wilayah Asia-Pasifik secara keseluruhan mengalami penurunan, dengan Indeks MSCI AC Asia Pacific turun 2%, Nikkei 225 Jepang merosot 5,60%, dan indeks KOSPI Korea Selatan turun 4%.

Penurunan ini melanjutkan tren dari Jumat sebelumnya, di mana Nikkei 225 dan TOPIX Jepang keduanya turun lebih dari 5% dan 6%. 

Baca Juga: Jual 55% Portofolio Saham Apple, Kas Berkshire Hathaway Melonjak Jadi US$ 277 Miliar

Di Amerika Serikat, pasar mengalami kerugian besar pada Jumat karena laporan pekerjaan bulan Juli yang lebih lemah dari yang diperkirakan, dengan Nasdaq turun lebih dari 10%, dan S&P 500 serta Dow masing-masing turun 5,7% dan 3,9%.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×