kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45991,58   -19,63   -1.94%
  • EMAS957.000 -0,42%
  • RD.SAHAM -1.52%
  • RD.CAMPURAN -0.63%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Warren Buffett tengah bersiap menghadapi kejatuhan pasar berikutnya?


Minggu, 29 November 2020 / 06:40 WIB
Warren Buffett tengah bersiap menghadapi kejatuhan pasar berikutnya?


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  Investor kawakakan Warren Buffett adalah tokoh investasi yang ahli dalam memanfaatkan kejatuhan pasar dan meramal resesi. Buffett juga loyal berbagi tips menghadapi resesi dengan menjadi serakah saat yang lain ketakutan dan takut saat yang lain serakah. 

Saat ini, Buffett tampak belum melakukan pembelian besar-besaran di pasar saham yang sempat jatuh karena pandemi Covid-19.  Bahkan Buffett memangkas sejumlah portofolionya dalam beberapa bulan terakhir ini. 

Mengutip, Adam Othman, seorang value investor, dalam artikelnya yang diterbitkan The MOtley Fool tertanggal 25 November 2020 menuliskan, tampaknya Buffett sedang ketakutan atau ia belum menemukan perusahaan yang layak untuk dibeli.

Baca Juga: Teka-teki saham baru yang dikoleksi Warren Buffett, kenapa dirahasiakan?

Sebab  menurut Adam, ada banyak perusahaan bagus yang harga sahamnya sempat terdiskon dilewatkan begitu saja oleh Buffett. Malah Buffett melakukan investasi di perusahaan emas untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade sesuatu yang dia hindari sebelumnya.

Emas merupakan salah satu investasi yang paling aman saat resesi tiba. Nah bisa saja Buffett tengah memprediksi terjadinya kehancuran pasar lainnya dalam waktu dekat.

Buffett bukan satu-satunya tokoh terkemuka di dunia investasi yang mungkin mengantisipasi kehancuran pasar lainnya. 

Bill Ackman, investor terkenal dan manajer hedge fund, menghasilkan banyak uang dalam kejatuhan bulan Maret, dan dia baru saja memperingatkan tentang kejatuhan pasar lainnya. 

Baca Juga: Warren Buffett akan memeriksa 5 hal ini sebelum memborong saham perusahaan

Peringatannya mungkin tampak sedikit tidak selaras, terutama dengan optimisme vaksin yang mencengkeram pasar, tetapi juga beresonansi dengan beberapa investor terkemuka lainnya.

Jika pasar ambruk lagi, Buffett mungkin akan melepaskan seluruh kekuatan likuiditas yang dimiliki Berkshire Hathaway saat ini.




TERBARU

[X]
×