kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45749,52   23,69   3.26%
  • EMAS920.000 0,66%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

We Work gugat SoftBank atas kegagalan tender offer US$ 3 miliar


Selasa, 07 April 2020 / 22:18 WIB
We Work gugat SoftBank atas kegagalan tender offer US$ 3 miliar
ILUSTRASI. wework tingkatkan penetrasi di asia tenggara. kontan/tendi mahadi

Reporter: Titis Nurdiana | Editor: Titis Nurdiana

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Pemilik WeWork, The We Company menggugat SoftBank Group karena menentang keputusan pemegang saham dengan menghentikan tender offer US$ 3 miliar.

Seperti dilansur dari Reuters, Selasa (7/4), Dua komite khusus independen di Wework yang mengajukan gugatan mengatakan bahwa SoftBank telah melanggar kewajiban kontraktualnya dengan membatalkan tender offer. "Komite Khusus menyesalkan fakta bahwa SoftBank terus menempatkan kepentingannya sendiri di atas kepentingan pemegang saham minoritas WeWork," katanya dalam gugatan yang diajukan di Pengadilan Kanselir Delaware.

Pekan lalu, SoftBank mengatakan menghentikan penawaran tender yang diusulkan atas tambahan saham WeWork. Keputusan ini dilakukan karena dampak pandemi corona (covid-19).

WeWork sangat terpukul oleh wabah tersebut, karena tingkat huniannya telah menurun selama sebulan terakhir. Klien terbesar We Work  terpaksa hengkang dari  kantor di perusahaan start up berbagi ruangan kantor itu.

WeWork sebelumnya mengatakan memiliki cukup uang tunai dan berkomitmen untuk melaksanakan rencana lima tahun dan mengelola tantangan yang ditimbulkan oleh krisis corona.

Dalam gugatan, setelah tender offer  gagal, dua anggota komite khusus itu menyebut keputusan SoftBank untuk menghentikan  tender offer "salah". Mereka juga menuduh bahwa SoftBank telah melanggar kewajibannya berdasarkan perjanjian transaksi utama.

"Kegagalan SoftBank untuk menyelesaikan penawaran tender adalah pelanggaran yang jelas dari kewajiban kontraknya di bawah MTA serta pelanggaran kewajiban fidusia SoftBank kepada pemegang saham minoritas WeWork, termasuk ratusan karyawan saat ini dan mantan karyawan," kata komite khusus itu dalam gugatan.

Tender offer  akan menguntungkan kelompok pemegang saham terpilih, termasuk co-founder yang sudah keluar Adam Neumann. Saat di bawah Neumann, investor khawatir dengan kerugian perusahaan, gaya kepemimpinan Neumann,serta  model bisnis yang melibatkan penyewaan jangka panjang dan menyewakan ruang untuk jangka pendek.

Pada bulan Oktober tahun lalu, WeWork telah membentuk komite khusus dua anggota untuk membantu menegosiasikan  pembiayaan dari SoftBank dan pemberi pinjaman utama JPMorgan Chase & Co (N: JPM). Komite tersebut terdiri dari Bruce Dunlevie, yang merupakan mitra umum di pemegang saham WeWork, Benchmark Capital, dan Lew Frankfort, yang merupakan mantan CEO dari pembuat tas tangan mewah Coach.

Dalam pernyataan hari Selasa, komite khusus meminta SoftBank untuk menyelesaikan penawaran tender atau membayar ganti rugi pengganti alternatif untuk "pelanggaran kontrak dan kewajiban fidusia."

Sayangnya, seorang juru bicara SoftBank menolak berkomentar saat dihubungi Reuters.



TERBARU

[X]
×