kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

WHO: Akan lebih banyak lagi varian lebih menular selama virus corona terus menyebar


Rabu, 04 Agustus 2021 / 13:08 WIB
ILUSTRASI. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menghadiri konferensi pers di Jenewa, Swiss, 3 Juli 2020. Fabrice Coffrini/Pool via REUTERS.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Tapi, kenaikan kasus juga didorong peningkatan mobilitas sosial, penerapan protokol kesehatan yang tidak konsisten, serta penggunaan vaksin yang tidak adil.

Tedros memastikan, WHO terus bekerja setiap hari dengan jaringan pakar global mereka untuk mencari tahu, mengapa varian Delta menyebar begitu cepat.

"Tetapi, kami membutuhkan pengujian yang lebih strategis untuk meningkatkan pemahaman global tentang di mana virus itu berada, di mana intervensi kesehatan masyarakat paling dibutuhkan, dan untuk mengisolasi kasus dan mengurangi penularan," imbuhnya.

"Kami membutuhkan lebih banyak penelitian dan pengembangan untuk memastikan tes, perawatan, vaksin, dan alat lain tetap efektif terhadap varian Delta dan varian baru lainnya," kata Tedros.

Selanjutnya: Kenali, ini gejala happy hypoxia pada pasien Covid-19




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×