kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.993   76,00   0,45%
  • IDX 9.134   58,47   0,64%
  • KOMPAS100 1.263   7,36   0,59%
  • LQ45 893   3,69   0,41%
  • ISSI 334   4,00   1,21%
  • IDX30 455   2,66   0,59%
  • IDXHIDIV20 538   4,37   0,82%
  • IDX80 141   0,76   0,54%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,65   0,45%

WHO: Dunia sekarang berada dalam krisis kesehatan paling parah


Selasa, 08 September 2020 / 23:45 WIB
WHO: Dunia sekarang berada dalam krisis kesehatan paling parah


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, dunia sekarang, lebih dari 8 bulan, berada dalam krisis kesehatan masyarakat yang paling parah dalam satu abad.

"Pandemi Covid-19 telah mengganggu dunia kita. Itu menyentuh kita semua. Dampaknya akan terasa selama bertahun-tahun yang akan datang," katanya saat membuka Komite Peninjau Peraturan Kesehatan Internasional, Selasa (8/9).

Hingga kini, menurut Tedros dalam sambutan yang WHO unggah di laman resminya, sudah lebih dari 27 juta kasus virus corona secara global mengacu laporan yang masuk ke WHO, dan lebih dari 880.000 kematian.

"Tapi tentu saja, angka bahkan tidak mulai menceritakan kisahnya," sebut dia.

Baca Juga: Peringatan WHO: Ini bukan pandemi terakhir!

Tedros bilang, jutaan orang di dunia kehilangan mata pencaharian mereka. Perekonomian global sedang mengalami resesi. Bahkna, batas-batas kesalahan sosial dan politik telah terungkap.

Bukan pandemi terakhir

"Tidak pernah ada kebutuhan yang lebih besar akan kerjasama global untuk menghadapi ancaman global," tegasnya.




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×