kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

WHO: Dunia sekarang berada dalam krisis kesehatan paling parah


Selasa, 08 September 2020 / 23:45 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, dunia sekarang, lebih dari 8 bulan, berada dalam krisis kesehatan masyarakat yang paling parah dalam satu abad.

"Pandemi Covid-19 telah mengganggu dunia kita. Itu menyentuh kita semua. Dampaknya akan terasa selama bertahun-tahun yang akan datang," katanya saat membuka Komite Peninjau Peraturan Kesehatan Internasional, Selasa (8/9).

Hingga kini, menurut Tedros dalam sambutan yang WHO unggah di laman resminya, sudah lebih dari 27 juta kasus virus corona secara global mengacu laporan yang masuk ke WHO, dan lebih dari 880.000 kematian.

"Tapi tentu saja, angka bahkan tidak mulai menceritakan kisahnya," sebut dia.

Baca Juga: Peringatan WHO: Ini bukan pandemi terakhir!

Tedros bilang, jutaan orang di dunia kehilangan mata pencaharian mereka. Perekonomian global sedang mengalami resesi. Bahkna, batas-batas kesalahan sosial dan politik telah terungkap.

Bukan pandemi terakhir

"Tidak pernah ada kebutuhan yang lebih besar akan kerjasama global untuk menghadapi ancaman global," tegasnya.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×