Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan putaran baru tarif besar-besaran untuk semikonduktor, menurut laporan Politico yang dilansir Reuters, Kamis (27/8/2026), mengutip delapan orang yang mengetahui diskusi tersebut.
Menurut laporan tersebut, proposal tarif baru dapat mengenakan pajak pada berbagai barang teknologi yang lebih luas. Alih-alih hanya menargetkan mikrochip, bea masuk juga akan berlaku untuk produk yang menggunakannya, seperti laptop, konsol game, dan server pusat data.
Menteri Perdagangan Howard Lutnick mendukung struktur yang akan mengaitkan keringanan tarif bagi perusahaan asing dengan investasi dalam manufaktur chip AS untuk meningkatkan produksi lokal, menurut laporan tersebut.
Baca Juga: Bessent dan Warsh Berseberangan, Siapa yang Akan Menentukan Arah Suku Bunga AS?
Washington juga sedang mempertimbangkan periode transisi untuk tarif baru tersebut dan kerangka kerja tersebut masih dapat direvisi secara substansial dalam beberapa minggu atau bulan mendatang, lapor Politico.
Reuters tidak dapat segera memverifikasi laporan tersebut.
Gedung Putih dan Departemen Perdagangan AS tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer mengatakan pada bulan Mei bahwa tidak ada tarif baru AS yang diperkirakan akan segera diberlakukan pada semikonduktor, tetapi penting untuk melindungi sektor tersebut dengan bea masuk untuk memfasilitasi relokasi produksi chip ke dalam negeri.














