CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.015,18   6,97   0.69%
  • EMAS984.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

WHO: Eropa satu-satunya wilayah dengan lonjakan angka kematian Covid-19


Jumat, 19 November 2021 / 08:23 WIB
WHO: Eropa satu-satunya wilayah dengan lonjakan angka kematian Covid-19
ILUSTRASI. WHO mengatakan, angka kematian akibat virus corona di Eropa telah meningkat 5% dalam sepekan terakhir. REUTERS/Pavel Mikheyev


Sumber: The Straits Times | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - LONDON. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, angka kematian akibat virus corona di Eropa telah meningkat 5% dalam sepekan terakhir. Kondisi ini menjadikan wilayah Eropa menjadi satu-satunya wilayah di dunia di mana angka kematian akibat Covid-19 melonjak.

Mengutip The Straits Times, dalam laporan mingguannya yang dikeluarkan pada Selasa (16/11/2021), WHO mengatakan bahwa 50.000 kematian akibat Covid-19 tercatat di seluruh dunia pekan lalu. Akan tetapi, menurut kantor berita Xinhua, semua wilayah selain Eropa mencatatkan angka kematian yang stabil atau menurun.

Eropa telah mencatat 28.304 kematian baru dalam seminggu terakhir, dengan total kumulatif 1.480.768 kasus kematian. Dari 3,3 juta kasus baru Covid-19 yang dilaporkan secara global, 2,1 juta berasal dari Eropa.

Data WHO menunjukkan, negara-negara di Eropa dengan jumlah kasus virus corona baru tertinggi adalah: 

1. Rusia (275.579)
2. Jerman (254.436)
3. Inggris (252.905)

Baca Juga: Waspada, tren peningkatan kasus mingguan Covid-19 global terus berlanjut

WHO baru-baru ini juga memperingatkan bahwa Eropa sekali lagi menjadi pusat pandemi dan bahwa setengah juta orang di benua itu dapat meninggal karena Covid-19 dalam beberapa bulan ke depan.

Pada 14 November, lebih dari 252 juta kasus Covid-19 yang dikonfirmasi dan lebih dari lima juta kematian telah dilaporkan di seluruh dunia, menurut laporan WHO.

 

Selanjutnya: Uni Eropa: Masker pencegah Covid-19 tidak memicu kanker, tetap gunakan dengan tertib

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×