kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

WHO: Kita tidak boleh menyia-nyiakan vaksin untuk mengendalikan pandemi virus corona


Senin, 01 Februari 2021 / 13:18 WIB
ILUSTRASI. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia Tedros Adhanom Ghebreyesus menghadiri konferensi pers di tengah pandemi virus corona baru di markas besar WHO di Jenewa Swiss 3 Juli, 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Menurut Tedros, saat ini lebih banyak vaksin virus corona sedang dikembangkan, disetujui, dan diproduksi. Kelak, vaksin cukup untuk semua orang.

Tetapi untuk saat ini, vaksin adalah sumber daya yang terbatas. "Kita harus menggunakannya seefektif dan seadil yang kita bisa. Jika kita melakukan itu, nyawa akan diselamatkan," ujar dia.

"Itulah mengapa saya menantang para pemimpin pemerintah dan industri untuk bekerjasama guna memastikan, dalam 100 hari pertama tahun 2021, vaksinasi pekerja kesehatan dan lansia dilakukan di semua negara," imbuhnya.

"Jika Anda adalah seseorang yang berisiko lebih rendah, harap tunggu giliran Anda," kata Tedros.

Baca Juga: Selidiki asal usul virus corona, tim WHO akan kunjungi pasar Huanan di Wuhan

"Petugas kesehatan dan perawatan telah berada di garis depan pandemi, tetapi seringkali kurang terlindungi dan terlalu terpapar. Mereka membutuhkan vaksin sekarang," tegas dia.

"Mereka dan keluarga mereka telah membayar harga yang sangat tinggi dalam pandemi ini. Melindungi orang yang melindungi kita adalah hal yang benar dan cerdas untuk dilakukan," tambahnya.

Pada hari-hari awal pandemi, Tedros mengungkapkan, banyak orang menunjukkan cinta dan penghargaan mereka kepada petugas kesehatan dengan bertepuk tangan di balkon mereka.

"Sekarang saatnya menunjukkan cinta dan apresiasi kita kepada petugas kesehatan dengan memastikan semua petugas kesehatan sudah divaksinasi," ujarnya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: WHO mencatat 25 gejala virus corona baru, apa saja?




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×