kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

WHO mengecam negara-negara kaya yang terburu-buru gunakan penguat vaksin Covid-19


Kamis, 19 Agustus 2021 / 10:11 WIB
WHO mengecam negara-negara kaya yang terburu-buru gunakan penguat vaksin Covid-19
ILUSTRASI. Botol vaksin Covid-19 berlogo Biofarma saat vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh warga RW 013, Villa Cinere Mas, Tangerang Selatan, Rabu (18/8).


Sumber: Channel News Asia | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Tedros menyuarakan kemarahan atas laporan bahwa vaksin J&J dosis tunggal yang saat ini sedang diselesaikan di Afrika Selatan sedang dikirim untuk digunakan di Eropa sebagai penguat.

Padahal, hampir semua orang dewasa di Eropa telah ditawari vaksin pada saat ini.

"Kami mendesak J&J untuk segera memprioritaskan distribusi vaksin mereka ke Afrika sebelum mempertimbangkan pasokan ke negara-negara kaya yang sudah memiliki akses yang cukup," ungkap Tedros.

Kepala WHO menegaskan bahwa ketidakadilan dalam distribusi vaksin adalah hal yang memalukan bagi seluruh umat manusia. Jika hal ini diteruskan, dunia akan menghadapi fase terburuk pandemi selama bertahun-tahun.

Selanjutnya: AS rekomendasikan suntikan booster untuk semua warga akibat peningkatan varian Delta




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×