kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

WHO: Musim panas adalah masalah, virus corona menyukai segala macam cuaca


Rabu, 29 Juli 2020 / 04:47 WIB
ILUSTRASI. Logo WHO. REUTERS/Denis Balibouse


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Seorang pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (28/7/2020) menggambarkan pandemi Covid-19 sebagai "satu gelombang besar". WHO juga memperingatkan terhadap penyebaran di musim panas belahan bumi utara karena virus tersebut tidak sama dengan influenza yang cenderung mengikuti musim.

Melansir Reuters, para pejabat WHO merasakan kesulitan dalam menggambarkan kebangkitan kasus Covid-19 seperti yang terjadi di Hong Kong sebagai "gelombang" karena hal ini menunjukkan virus berperilaku dengan cara di luar kendali manusia, padahal sebenarnya tindakan bersama dapat memperlambat penyebarannya.

Baca Juga: Peringatan! WHO: Pandemi corona akan menjadi satu gelombang besar

Pejabat WHO Margaret Harris mengulangi pesan itu dalam briefing virtual di Jenewa. “Kita berada di gelombang pertama. Ini akan menjadi satu gelombang besar. Ini akan naik dan turun sedikit. Yang terbaik adalah meratakannya dan mengubahnya menjadi sesuatu yang ada di bawah Anda,” katanya.

Merujuk pada angka kasus tinggi saat puncak musim panas AS, dia mendesak kewaspadaan dalam menerapkan langkah-langkah pencegahan penyebaran dan memperingatkan terhadap pertemuan massa yang melibatkan banyak orang.

Baca Juga: Kisaran harga vaksin Covid-19 Rp 581.000, ini perbandingannya dengan vaksin lainnya




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×