kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

WHO: Musim panas adalah masalah, virus corona menyukai segala macam cuaca


Rabu, 29 Juli 2020 / 04:47 WIB
ILUSTRASI. Logo WHO. REUTERS/Denis Balibouse


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Seorang pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (28/7/2020) menggambarkan pandemi Covid-19 sebagai "satu gelombang besar". WHO juga memperingatkan terhadap penyebaran di musim panas belahan bumi utara karena virus tersebut tidak sama dengan influenza yang cenderung mengikuti musim.

Melansir Reuters, para pejabat WHO merasakan kesulitan dalam menggambarkan kebangkitan kasus Covid-19 seperti yang terjadi di Hong Kong sebagai "gelombang" karena hal ini menunjukkan virus berperilaku dengan cara di luar kendali manusia, padahal sebenarnya tindakan bersama dapat memperlambat penyebarannya.

Baca Juga: Peringatan! WHO: Pandemi corona akan menjadi satu gelombang besar

Pejabat WHO Margaret Harris mengulangi pesan itu dalam briefing virtual di Jenewa. “Kita berada di gelombang pertama. Ini akan menjadi satu gelombang besar. Ini akan naik dan turun sedikit. Yang terbaik adalah meratakannya dan mengubahnya menjadi sesuatu yang ada di bawah Anda,” katanya.

Merujuk pada angka kasus tinggi saat puncak musim panas AS, dia mendesak kewaspadaan dalam menerapkan langkah-langkah pencegahan penyebaran dan memperingatkan terhadap pertemuan massa yang melibatkan banyak orang.

Baca Juga: Kisaran harga vaksin Covid-19 Rp 581.000, ini perbandingannya dengan vaksin lainnya




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×