Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
“Orang-orang masih memikirkan musim. Apa yang kita semua butuhkan adalah memikirkannya sebagai virus baru dan ... virus ini memiliki perilaku berbeda,” katanya.
Dia juga menambahkan, “Musim panas adalah masalah. Virus ini suka semua cuaca."
Namun, dia menyatakan keprihatinan tentang kasus Covid-19 yang bertepatan dengan kasus influenza musiman normal selama musim dingin di belahan bumi selatan, dan mengatakan bahwa WHO yang berbasis di Jenewa memantau hal ini dengan seksama.
Baca Juga: Ini langkah yang dilakukan Korea Utara dalam mencegah penyebaran Covid-19
Sejauh ini, lanjutnya, sampel laboratorium tidak menunjukkan jumlah kasus flu yang tinggi, yang menandakan awal musim yang lebih lambat dari biasanya.