kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Penjualan Rumah Second di AS Anjlok pada Januari 2026


Kamis, 12 Februari 2026 / 22:21 WIB
Penjualan Rumah Second di AS Anjlok pada Januari 2026
ILUSTRASI. Ilustrasi warga AS (NULL/SHANNON STAPLETON) Penjualan rumah bekas di Amerika Serikat anjlok ke level terendah dalam lebih dari dua tahun pada Januari 2026.


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - WASINGTON. Penjualan rumah bekas di Amerika Serikat anjlok ke level terendah dalam lebih dari dua tahun pada Januari. Penurunan persediaan rumah turut mendorong kenaikan harga.

Asosiasi Nasional Agen Real Estat (National Association of Realtors/NAR) pada Kamis melaporkan, penjualan rumah turun 8,4% secara bulanan menjadi 3,91 juta unit dalam tingkat tahunan yang telah disesuaikan secara musiman. Angka tersebut merupakan yang terendah sejak Desember 2023.

Hasil ini lebih buruk dari perkiraan ekonom yang disurvei Reuters, yang memproyeksikan penjualan turun menjadi 4,18 juta unit. Secara tahunan, penjualan rumah bekas tercatat turun 4,4%.

Penjualan pada Januari kemungkinan mencerminkan kontrak yang diteken pada November dan Desember, sehingga belum terdampak badai musim dingin yang melanda sebagian besar wilayah AS pada Januari.

“Penurunan penjualan ini mengecewakan,” ujar Kepala Ekonom NAR Lawrence Yun.

Menurutnya, kondisi keterjangkauan perumahan sebenarnya membaik karena pertumbuhan upah melampaui kenaikan harga rumah dan suku bunga hipotek lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Namun, pasokan rumah belum mampu mengejar permintaan dan masih relatif terbatas.

Indeks keterjangkauan perumahan NAR naik menjadi 116,5 pada Januari—tertinggi sejak Maret 2022—dari 111,6 pada Desember.

Penurunan suku bunga hipotek terjadi setelah Badan Keuangan Perumahan Federal (FHFA), yang mengawasi Fannie Mae dan Freddie Mac, mulai membeli obligasi yang diterbitkan kedua lembaga tersebut. Meski demikian, tren penurunan suku bunga mulai tertahan. Suku bunga hipotek sendiri mengikuti pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun, yang belakangan naik akibat tekanan inflasi dan kekhawatiran terhadap utang federal.

Dari sisi pasokan, persediaan rumah bekas turun 0,8% menjadi 1,22 juta unit pada Januari, meski masih 3,4% lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Dengan laju penjualan saat ini, dibutuhkan sekitar 3,7 bulan untuk menghabiskan stok yang tersedia, naik dari 3,5 bulan pada periode yang sama tahun lalu.

Harga median rumah bekas naik 0,9% secara tahunan menjadi US$396.800—rekor tertinggi untuk bulan Januari. Sementara itu, median waktu rumah berada di pasar meningkat menjadi 46 hari, dibandingkan 41 hari pada tahun lalu.

Pembeli rumah pertama kali menyumbang 31% dari total transaksi, naik dari 28% tahun sebelumnya. Namun, ekonom dan agen properti menilai porsi 40% diperlukan untuk menciptakan pasar perumahan yang benar-benar kuat.

Transaksi tunai penuh mencakup 27% dari total penjualan, turun dari 29% setahun sebelumnya. Sementara penjualan aset bermasalah, termasuk rumah sitaan, hanya 2% dari total transaksi, turun dari 3% tahun lalu.

Selanjutnya: Adi Sarana Armada (ASSA) Tambah Modal Rp 54 Miliar ke Adi Sarana Properti

Menarik Dibaca: Tagihan Listrik Bisa Aman! Ini 9 Cara Hangatkan Kamar Tidur Anda Tanpa Boros




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×