kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

WHO: Pandemi corona masih jauh dari selesai dan ganggu layanan kesehatan lain


Selasa, 28 April 2020 / 15:30 WIB
ILUSTRASI. Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers tentang perkembangan virus corona di Jenewa, Swiss, 28 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, pandemi virus corona baru "masih jauh dari selesai" dan mengganggu layanan kesehatan lainnya, terutama imunisasi yang menyelamatkan jiwa anak-anak di negara-negara termiskin.

Badan di bawah naungan PBB tersebut prihatin dengan peningkatan jumlah kasus dan kematian akibat virus corona di Afrika, Eropa Timur, Amerika Latin, dan beberapa negara Asia, bahkan ketika jumlahnya mulai rata atau menurun di beberapa negara kaya.

"Kita memiliki jalan panjang di depan (menghadapi virus corona) dan banyak pekerjaan yang harus kita lakukan," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers virtual di Jenewa, Senin (27/4), seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Untuk darurat, China bisa punya vaksin virus corona pada September

Menurut Tedros, gelombang kedua infeksi bisa dicegah dengan tindakan yang benar. Virus corona yang muncul akhir tahun lalu di Kota Wuhan, China, telah menginfeksi 2,97 juta prang dan merenggut 205.948 nyawa, menurut penghitungan Reuters.

Tedros menyatakan keprihatinannya atas kesehatan anak-anak yang sedang terancam oleh dampak darurat dari virus corona pada program vaksinasi untuk penyakit lain.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×