kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.870
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS609.032 -0,82%

Wisata luar angkasa dibuka mulai tahun depan

Sabtu, 14 Juli 2018 / 12:30 WIB

Wisata luar angkasa dibuka mulai tahun depan



KONTAN.CO.ID - SEATTLE. Tahun depan Anda mau liburan ke mana? Singapura, Paris, New York, Rusia? Tak ada apa-apanya dibandingkan paket wisata yang ditawarkan Jeff Bezos, pendiri dan pemilik Amazon.com.

Melalui perusahaan transportasi luar angkasa miliknya, Blue Origin, orang terkaya sejagat tersebut menawarkan paket perjalanan ke luar angkasa mulai tahun depan. Sumber Reuters mengatakan, tarif paket wisata itu US$ 200.000–US$ 300.000 atau Rp 2,88 miliar–Rp 4,32 miliar per orang (kurs US$ 1–Rp 14.400).

Para pelancong akan mengangkasa menggunakan kendaraan ruang angkasa New Shepard milik Blue Origin. Perwakilan Blue Origin tidak memberikan tanggapan terkait program, strategi bisnis dan penetapan tarif paket pelesir tersebut. Sebelumnya pada Mei 2018 Bezos mengaku belum menetapkan harga.

New Shepard berbentuk seperti kapsul dirancang untuk mengangkut enam orang ke luar angkasa yang berjarak 62 mil atau 100 km) ke atas bumi dalam ruang suborbital.

Para penumpang dapat menikmati pemandangan luar angkasa dan lengkungan planet Bumi dari kejauhan. Ada enam jendela dalam New Shepard untuk menyaksikan pemandangan. Setelah selesai, penumpang pulang dengan kapsul yang turun ke Bumi menggunakan parasut.

Blue Origin telah melakukan delapan uji coba penerbangan take off vertikal dan pendaratan di landasan Texas. Tetapi belum mengangkut penumpang. Baru dua kali pengujian membawa boneka manusia yang disebut mannequin skywalker. Blue Origin akan menjalankan pengujian pertama terbang ke luar angkasa beberapa pekan lagi.

Tak hanya Bezos yang menawarkan jalan-jalan ke ruang angkasa. Miliarder Richard Branson dan Elon Musk, CEO Tesla Inc memiliki rencana serupa. Virgin Galactic milik Branson mengaku telah menjual 650 tiket perjalanan ruang angkasa seharga US$ 250.000 per tiket. Tetapi, tanggal untuk penerbangan belum ada.

Biaya ke luar angkasa jelas amat mahal. Menurut Analis Aerospace Teal Group, Marco Caceres memperkirakan, setiap penerbangan menghabiskan duit US$ 10 juta.

Jadi dengan enam penumpang per perjalanan dengan harga US$ 300.000 tidak menguntungkan Di awal-awal, bisnis ini harus siap merugi. Apalagi Blue Origin menyertakan dua karyawan di setiap peluncuran.

Reporter: Avanty Nurdiana
Editor: Herlina Kartika

WISATA

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0011 || diagnostic_api_kanan = 0.0620 || diagnostic_web = 0.3560

Close [X]
×