kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

WTO: Negara G20 ajukan hambatan tarif US$ 481 miliar dalam 5 bulan


Jumat, 23 November 2018 / 09:07 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi perdagangan ekspor-impor perekonomian China


Sumber: Reuters | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Pengajuan proteksionisme perdagangan makin ngetren belakangan ini. World Trade Organization (WTO) mencatat, berbagai negara G-20 mengajukan 40 hambatan dagang sejak pertengahan Mei hingga pertengahan Oktober, dengan nilai perdagangan terimbas mencapai US$ 481 miliar.

Hambatan tarif baru ini enam kali lebih besar ketimbang yang pernah diajukan pada periode yang sama tahun lalu. Ini pun yang terbesar sejak WTO mengawasi perdagangan G-20 tahun 2012 silam.

Direktur-Jenderal WTO Roberto Azevedo, dalam peryataannya, Kamis (22/11) mengingatkan pemerintah G-20 agar hal ini menjadi perhatian. 

"Eskalasi lebih lanjut bsia menjadi ancaman nyata. Jika masih berlanjut seperti sekarang, risiko ekonomi akan meningkat dengan imbas kepada pertumbuhan, ketenagakerjaan, serta permintaan konsumer di seluruh dunia," katanya. 

Dia bilang, WTO tengah mencari cara untuk meredam ajuan hambatan tarif. Tapi, solusinya perlu kesediaan politis negara G-20. Negara-negara dengan ekonomi terbesar dunia ini dijadwalkan bertemu di Argentina pekan depan. 

Sebanyak tiga-perempat dari pengajuan hambatan dagang ini berupa kenaikan tarif. Kebanyakan adalah pembalasan atas kenaikan tarif dagang baja dan aluminium yang dilakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Di sisi lain, permintaan liberasi perdagangan mencapai nilai US$ 216 miliar. Bentuknya antara lain pengurangan tarif impor dan bea ekspor. Mayoritas atau dua-pertiga permintaan liberasi perdagangan ini diajukan China yang mengurangi lebih dari 1.400 tarif iatas kendaraan, komponen, dan berbagai barang lainnya. 




TERBARU

[X]
×