kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Wuih! Beban utang AS diramal bakal melonjak menjadi 202% dari PDB di 2051


Jumat, 05 Maret 2021 / 05:34 WIB
ILUSTRASI. Congressional Budget Office (BCO) Amerika Serikat memproyeksi, beban utang federal AS akan berlipat ganda selama 30 tahun ke depan. KONTAN/Carolus Agus Waluyo/06/01/2021


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Data Reuters menunjukkan, imbal hasil surat utang AS bertenor 10 tahun telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir di tengah optimisme tentang pemulihan ekonomi AS dan kekhawatiran tentang kemungkinan lonjakan inflasi di masa depan. Pada Kamis (4/3/2021), imbal hasil treasury 10 tahun  mencapai 1,55% setelah sebelumnya berada jauh di bawah 1% untuk sebagian besar tahun lalu.

Suku bunga rendah telah memangkas biaya bunga bersih AS secara signifikan bahkan ketika utang meningkat. Menteri Keuangan AS Janet Yellen menekankan bahwa biaya bunga yang lebih rendah memberikan ruang fiskal untuk meningkatkan pengeluaran, terutama pada program dan proyek yang mendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Menilik stimulus ekonomi AS sebesar US$ 1,9 triliun

Analisis CBO menunjukkan suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan defisit tahunan dan rasio utang terhadap PDB.

“Karena hutang sudah tinggi, bahkan kenaikan suku bunga yang moderat akan menyebabkan biaya bunga lebih tinggi secara signifikan,” katanya.

Selanjutnya: Ini yang bisa diharapkan dari stimulus ekonomi AS sebesar US$ 1,9 triliun




TERBARU

[X]
×