kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.945   32,00   0,18%
  • IDX 6.041   4,33   0,07%
  • KOMPAS100 779   2,20   0,28%
  • LQ45 597   1,63   0,27%
  • ISSI 210   -0,24   -0,11%
  • IDX30 332   1,40   0,42%
  • IDXHIDIV20 424   1,31   0,31%
  • IDX80 89   0,19   0,22%
  • IDXV30 115   0,30   0,26%
  • IDXQ30 108   0,37   0,34%

Yah, kinerja Google di bawah prediksi Wall Street


Jumat, 19 Juli 2013 / 07:05 WIB
ILUSTRASI. Analis memperkirakan kenaikan harga batubara tidak selamanya menopang kinerja PT Bukit Asam Tbk (PTBA). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SAN FRANCISCO. Google Inc membukukan kinerja di bawah ekspektasi Wall Street di kuartal II lalu.

Google melaporkan, pada kuartal dua lalu laba perusahaan hanya sebesar US$ 9,56 per saham. Angka tersebut lebih rendah ketimbang estimasi Wall Street yang meramal laba sebesar US$ 10,78 per saham. Sedangkan pendapatannya mencapai US$ 14,11 miliar, meleset dari prediksi sebesar US$ 14,41 miliar.

Sebagai perbandingan, pada kuartal pertama tahun ini, Google berhasil mencetak laba bersih US$ 10,12 per saham dan pendapatan senilai US$ 961 miliar.

Sementara itu, biaya rata-rata per klik (yang mengukur berapa jumlah yang harus dibayar pengiklan saat pengguna internet mengklik iklannya), turun 6% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sebelumnya, pada kuartal I, biaya rata-rata per klik sudah turun 4%.

Klik berbayar, yang mengukur seberapa sering pengguna mengklik iklan pada Google, naik sekitar 23% dibanding kuartal dua tahun lalu. Namun, jika dibanding kuartal pertama, kenaikannya hanya 4% saja.

Di saat bisnis iklan Google tumbuh, beban perusahaan juga naik menjadi US$ 4,92 miliar dari US$ 3,89 miliar pada kuartal II tahun lalu. Adapun total biaya traffic acquisition mencapai US$ 3,01 miliar atau 25% dari pendapatan iklan.




TERBARU

[X]
×