kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.120   23,00   0,13%
  • IDX 5.383   -56,61   -1,04%
  • KOMPAS100 696   -7,16   -1,02%
  • LQ45 540   -6,70   -1,22%
  • ISSI 185   -1,80   -0,96%
  • IDX30 302   -4,30   -1,40%
  • IDXHIDIV20 398   -5,33   -1,32%
  • IDX80 80   -0,86   -1,06%
  • IDXV30 111   -1,22   -1,08%
  • IDXQ30 100   -1,39   -1,37%

Yah, kinerja Google di bawah prediksi Wall Street


Jumat, 19 Juli 2013 / 07:05 WIB
ILUSTRASI. Analis memperkirakan kenaikan harga batubara tidak selamanya menopang kinerja PT Bukit Asam Tbk (PTBA). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SAN FRANCISCO. Google Inc membukukan kinerja di bawah ekspektasi Wall Street di kuartal II lalu.

Google melaporkan, pada kuartal dua lalu laba perusahaan hanya sebesar US$ 9,56 per saham. Angka tersebut lebih rendah ketimbang estimasi Wall Street yang meramal laba sebesar US$ 10,78 per saham. Sedangkan pendapatannya mencapai US$ 14,11 miliar, meleset dari prediksi sebesar US$ 14,41 miliar.

Sebagai perbandingan, pada kuartal pertama tahun ini, Google berhasil mencetak laba bersih US$ 10,12 per saham dan pendapatan senilai US$ 961 miliar.

Sementara itu, biaya rata-rata per klik (yang mengukur berapa jumlah yang harus dibayar pengiklan saat pengguna internet mengklik iklannya), turun 6% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sebelumnya, pada kuartal I, biaya rata-rata per klik sudah turun 4%.

Klik berbayar, yang mengukur seberapa sering pengguna mengklik iklan pada Google, naik sekitar 23% dibanding kuartal dua tahun lalu. Namun, jika dibanding kuartal pertama, kenaikannya hanya 4% saja.

Di saat bisnis iklan Google tumbuh, beban perusahaan juga naik menjadi US$ 4,92 miliar dari US$ 3,89 miliar pada kuartal II tahun lalu. Adapun total biaya traffic acquisition mencapai US$ 3,01 miliar atau 25% dari pendapatan iklan.




TERBARU

[X]
×