kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.980   7,00   0,04%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Yah, kinerja Google di bawah prediksi Wall Street


Jumat, 19 Juli 2013 / 07:05 WIB
ILUSTRASI. Analis memperkirakan kenaikan harga batubara tidak selamanya menopang kinerja PT Bukit Asam Tbk (PTBA). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SAN FRANCISCO. Google Inc membukukan kinerja di bawah ekspektasi Wall Street di kuartal II lalu.

Google melaporkan, pada kuartal dua lalu laba perusahaan hanya sebesar US$ 9,56 per saham. Angka tersebut lebih rendah ketimbang estimasi Wall Street yang meramal laba sebesar US$ 10,78 per saham. Sedangkan pendapatannya mencapai US$ 14,11 miliar, meleset dari prediksi sebesar US$ 14,41 miliar.

Sebagai perbandingan, pada kuartal pertama tahun ini, Google berhasil mencetak laba bersih US$ 10,12 per saham dan pendapatan senilai US$ 961 miliar.

Sementara itu, biaya rata-rata per klik (yang mengukur berapa jumlah yang harus dibayar pengiklan saat pengguna internet mengklik iklannya), turun 6% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sebelumnya, pada kuartal I, biaya rata-rata per klik sudah turun 4%.

Klik berbayar, yang mengukur seberapa sering pengguna mengklik iklan pada Google, naik sekitar 23% dibanding kuartal dua tahun lalu. Namun, jika dibanding kuartal pertama, kenaikannya hanya 4% saja.

Di saat bisnis iklan Google tumbuh, beban perusahaan juga naik menjadi US$ 4,92 miliar dari US$ 3,89 miliar pada kuartal II tahun lalu. Adapun total biaya traffic acquisition mencapai US$ 3,01 miliar atau 25% dari pendapatan iklan.




TERBARU

[X]
×