kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.997.000   -24.000   -0,79%
  • USD/IDR 16.974   58,00   0,34%
  • IDX 7.137   -224,90   -3,05%
  • KOMPAS100 989   -32,34   -3,17%
  • LQ45 728   -22,86   -3,04%
  • ISSI 249   -9,93   -3,83%
  • IDX30 392   -8,64   -2,16%
  • IDXHIDIV20 487   -9,80   -1,97%
  • IDX80 111   -3,58   -3,12%
  • IDXV30 132   -2,45   -1,82%
  • IDXQ30 127   -2,57   -1,99%

Yang kaya makin kaya: Jeff Bezos toreh sejarah, nilai kekayaan tembus Rp 2.197 T


Jumat, 28 Agustus 2020 / 04:22 WIB
Yang kaya makin kaya: Jeff Bezos toreh sejarah, nilai kekayaan tembus Rp 2.197 T


Sumber: CBSNews,Forbes | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Jeff Bezos adalah perwujudan nyata dari pepatah lama bahwa "yang kaya semakin kaya". Pasalnya, per Rabu (27/8/2020), nilai  kekayaan bersih pendiri Amazon ini melampaui angka US$ 200 miliar atau Rp 2.917 triliun (kurs Rp 14.700) untuk pertama kalinya.

Melansir CBS News, kekayaan pribadi Bezos naik ke level yang mengejutkan saat ini karena harga saham perusahaan e-commerce mencapai rekor tertinggi seharga US$ 3.438 per saham.

Data Forbes menunjukkan, Amazon adalah saham berkinerja terbaik di S&P 500 pada hari Selasa dengan mencatat kenaikan 4,1%. Saat itu, nilai kapitalisasi pasar Amazon mencapai US$ 1,66 triliun.

Baca Juga: Mengintip investasi Bill Gates di perusahaan antena satelit

Alhasil, nilai kekayaan Bezos yang memiliki 11,1% saham di Amazon melonjak US$ 7,2 miliar. 

Masih melansir CBS News, menurut Bloomberg Billionaire Index, pada saat yang sama, reli saham Tesla telah mendorong kekayaan bersih CEO Elon Musk di atas US$ 100 miliar.

Peningkatan kekayaan terutama terlihat di ujung atas indeks dan sebagian besar didorong oleh reli di saham-saham teknologi, karena virus korona mendorong konsumen untuk melakukan lebih banyak pembelian secara online.

Baca Juga: Elon Musk kini jadi orang terkaya keempat dunia, ini nilai kekayaannya

Mark Zuckerberg dari Facebook, misalnya, juga mencatatkan kekayaan bersihnya melebihi US$ 100 miliar bulan ini.




TERBARU

[X]
×