kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.878   8,00   0,05%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Yellen: Pemangkasan stimulus akan terus berlanjut


Rabu, 12 Februari 2014 / 03:51 WIB
Yellen: Pemangkasan stimulus akan terus berlanjut
ILUSTRASI. Pekerja Kena PHK Bisa Dapat BSU 2022? Simak Penjelasannya Ini. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/wsj.


Sumber: Bloomberg, BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

WASHINGTON. Pimpinan the Federal Reserve Janet Yellen memastikan akan melanjutkan kebijakan pendahulunya Ben S Bernanke, yakni menurunkan nilai stimulus secara bertahap.

"Bank sentral AS akan memperlambat laju penurunan stimulus hanya jika ada catatan perubahan signifikan dalam outlook perekonomian AS," jelas Yellen di hadapan House Financial Services Committee. Dia menambahkan, sangat penting bagi the Fed untuk mempelajari sejumlah data ekonomi yang dirilis seperti dampak data penambahan tenaga kerja yang tumbuh lebih rendah dibanding prediksi.

Yellen -yang tadi malam menyampaikan pernyataan publik pertama kali sebagai pimpinan the Fed- mengatakan bahwa guncangan pasar finansial tidak menimbulkan risiko besar terhadap outlook perekonomian AS.

Namun, "Meski pertumbuhan ekonomi meningkat, pemulihan di pasar tenaga kerja AS masih jauh dari kata selesai. Saya berkomitmen utuk mencapai dua target utama yakni membantu perekonomian sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga AS dan mengembalikan tingkat inflasi ke level 2% dan memastikan inflasi tidak akan melonjak di atas level tersebut," papar Yellen.

Memang, belakangan, data beragam mengenai ekonomi AS menimbulkan pertanyaan apakah perekonomian Negeri Paman Sam itu mampu mempertahankan pertumbuhannya seperti yang ditunjukkan pada paruh kedua tahun lalu.

Asal tahu saja, tingkat pengangguran AS sudah turun hingga ke posisi 6,6% dari posisi sebelumnya 7,9% pada tahun lalu. Namun, Yellen masih cukup terkejut melihat data lemahnya pertumbuhan tenaga kerja AS.

Selain itu, Yellen juga memberikan sinyal bahwa tingkat suku bunga AS akan tetap rendah.

Pasca pernyataan Yellen, bursa AS memberikan reaksi positif.




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×