kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45927,64   6,18   0.67%
  • EMAS1.325.000 -1,34%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Zelenskiy: 31.000 Tentara Ukraina Tewas Sejak Invasi Rusia


Senin, 26 Februari 2024 / 06:01 WIB
Zelenskiy: 31.000 Tentara Ukraina Tewas Sejak Invasi Rusia
ILUSTRASI. Zelenskiy mengatakan 31.000 tentara Ukraina telah tewas sejak invasi besar-besaran Rusia dua tahun lalu. Ukrainian Presidential Press Service/Handout via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - KYIV. Pada Minggu (25/2/2024), Presiden Volodymyr Zelenskiy mengatakan 31.000 tentara Ukraina telah tewas sejak invasi besar-besaran Rusia dua tahun lalu. Ini merupakan angka resmi pertama dalam lebih dari setahun.

Melansir Reuters, Zelenskiy mengatakan pada konferensi pers di Kyiv bahwa dia tidak dapat mengungkapkan jumlah korban luka karena akan membantu perencanaan militer Rusia.

"31.000 tentara Ukraina tewas dalam perang ini. Bukan 300.000, bukan 150.000... (Presiden Rusia Vladimir) Putin berbohong di sana... Namun demikian, ini adalah kerugian besar bagi kami," jelasnya.

Ukraina belum menyebutkan jumlah korban militernya sejak akhir tahun 2022, ketika ajudan presiden Mykhailo Podolyak mengatakan 13.000 tentara Ukraina telah tewas sejak invasi pada 24 Februari.

Korban di medan perang adalah topik yang sangat sensitif di negara yang mencoba mereformasi cara memobilisasi warga sipil menjadi tentara untuk meregenerasi pasukannya, setelah serangan balasan tahun lalu terbukti tidak mampu menembus garis pertahanan Rusia.

Baca Juga: Para Pemimpin Barat Tiba di Kyiv, Solidaritas pada Peringatan 2 Tahun Invasi Rusia

Sebuah laporan New York Times pada bulan Agustus mengutip para pejabat AS yang menyebutkan jumlah korban tewas di Ukraina hampir mencapai 70.000 orang. Laporan yang sama menyebutkan sebanyak 120.000 tentara Rusia tewas selama perang.

Zelenskiy mengatakan kepada wartawan bahwa 180.000 warga Rusia tewas dalam pertempuran tersebut.

Rusia tidak mengungkapkan kerugian militer, yang dianggap rahasia. Kedua belah pihak sering menggambarkan kerugian militer pihak lain sebagai kerugian besar.

Baca Juga: Rusia: Semua Rencana Perdamaian Ukraina Tidak Ada Gunanya

Pemimpin Ukraina juga mengatakan bahwa puluhan ribu warga sipil telah terbunuh di wilayah pendudukan negara tersebut selama perang. Kyiv mengatakan pihaknya tidak dapat menilai secara akurat skala kerugian tersebut karena tidak memiliki akses.




TERBARU
Kontan Academy
Trik & Tips yang Aman Menggunakan Pihak Ketiga (Agency, Debt Collector & Advokat) dalam Penagihan Kredit / Piutang Macet Managing Customer Expectations and Dealing with Complaints

[X]
×