: WIB    —   
indikator  I  

Bitcoin tembus level US$ 9.600

Bitcoin tembus level US$ 9.600

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meroket sebanyak 869% secara year to date, mata uang kripto Bitcoin kembali tembus memecahkan rekor di level US$ 9.600. Namun, investor seharusnya berhati-hati terhadap likuiditas perdagangan mata uang ini yang dinilai seret.

Mengutip CNBC, Bitcoin tembus level US$ 9.682 pada perdagangan hari ini. Padahal cryptocurryency ini baru memecahkan rekor di level US$ 9.400 pada hari Minggu.

Research & Analyst Valbury Asia Futures Lukman Leong menyatakan, tidak ada fundamental khusus yang mengaitkan kenaikan Bitcoin dapat melemahkan kurs mata uang dollar maupun mata uang lain. Apalagi aksi tradingnya cenderung bersifat spekulan tanpa fundamental yang pasti.

"Dan juga, Bitcoin tidak likuid karena arah transaksinya cuma satu, dimana semuanya buy dan tidak ada yang sell," jelas Lukman kepada Kontan.co.id, Senin (27/11).

Pandangan mengenai lemahnya fundamental Bitcoin juga dikemukakan oleh CEO JP Morgan Chase, Jamie Dimon. Kepada CNBC, Dimon mengatakan bahwa pembeli Bitcoin akan membayar risiko. Dia menyatakan, ia tidak mengerti nilai dari mata uang yang tidak dilindungi oleh badan pemerintah manapun.

Melihat pecah rekor ini, analis Analis Central Capital Futures Wahyu Tribowo Laksono menyatakan, Bitcoin bisa dibaca sebagai fenomena investasi alternatif. Namun hubungan mata uang Bitcoin dengan pelemahan dollar AS belum dapat direlasikan.

"Bitcoin bisa dibaca sebagai sentimen alternatif, artinya Bitcoin naik dan porsi dollar terkurangi, tapi belum ajek korelasinya," jelas Wahyu.

Asal tahu saja, indeks dollar hari ini Senin (27/11) pukul 15.44 WIB, terkoreksi 0,14% ke level 92,65. Sedang dalam sepekan, indeks dollar melorot 1,52%.


Reporter Tane Hadiyantono
Editor Wahyu Rahmawati

BITCOIN

Feedback   ↑ x
Close [X]