kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Kena sanksi PBB, Korut bersumpah percepat nuklir

Rabu, 13 September 2017 / 11:58 WIB

Kena sanksi PBB, Korut bersumpah percepat nuklir
Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - Korea Utara untuk pertama kalinya memberikan tanggapan resmi atas sanksi PBB yang baru. Korea Utara mengatakan akan mempercepat rencananya untuk mengakuisisi senjata nuklir yang dapat menyerang tanah air Amerika Serikat. 

“Resolusi PBB tersebut memastikan bahwa mempercepat dorongan untuk senjata nuklir Korea Utara adalah benar. Resolusi tersebut sekaligus memperkuat keinginan Korea Utara untuk menuntaskan pertarungan ini sampai akhir,” ujar kementerian Luar Negeri Korea Utara, seperti dikutip Bloomberg, Rabu (13/9).

Kantor Berita Pusat Korea yang dikelola negara pada Selasa (12/9) juga menyampaikan bahwa Korea Utara berjanji untuk membentuk “practical equilibrium” dengan AS.

Untuk diketahui, Dewan Keamanan PBB telah menyetujui serangkaian sanksi baru pada Senin (11/9) lalu termasuk melarang ekspor tekstil dari negara tersebut dan membatasi impor minyak sulingan sebagai cara untuk menghukum Pyongyang karena melakukan uji coba nuklir keenam dan yang paling kuat pada 3 September 2017. AS memperkirakan bahwa langkah-langkah tersebut akan mengurangi pendapatan negara sebesar US$ 1,3 miliar dan memangkas pasokan minyak hingga 30%.

Bloomberg melaporkan, versi terakhir dari sanksi tersebut gagal memenuhi draf proposal AS yang meminta larangan pasokan minyak lengkap dan membekukan aset Kim di luar negeri. Adapun China dan Rusia, dua sekutu terbesar Korea Utara dengan hak veto di Dewan Keamanan mengajukan keberatan atas hukuman yang lebih ketat.

Menanggapi hal tersebut Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin memberikan peringatan kepada China agar negaranya mematuhi adanya resolusi PBB tersebut dan apabila melanggar AS akan memberikan sanksi tambahan.

“Kami tidak segan untuk memberikan sanksi tambahan kepada China apabila mereka tidak mematuhi resolusi PBB. Kami akan mencegah China untuk mengakses sistem transaksi dengan dollar AS dan internasional,” ujar Mnuchin di New York.


Reporter: Arkani Ikrimah
Editor: Dessy Rosalina

KONFLIK AS-KORUT

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0017 || diagnostic_api_kanan = 0.0734 || diagnostic_web = 0.2489

Close [X]
×