kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Laju ekonomi Singapura 2016 mustahil terulang 2017


Minggu, 19 Februari 2017 / 22:07 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Setelah menutup tahun 2016 dengan pertumbuhan ekonomi yang gemilang. Sepanjang tahun 2017 ini diperkirakan pertumbuhan ekonomi Singapura akan cenderung stagnan.

Menurut Loh Khum Yean, Sekretaris Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura seperti dikutip dari Bloomberg mengatakan ekonomi hanya akan tumbuh sekitar 1% - 3% tahun 2017. Sepanjang tahun 2016 lalu secara tahunan pertumbuhan ekonomi Singapura tumbuh 12,3% atau fase tercepatnya selama lebih dari lima tahun terakhir. Padahal tadinya diekspektasi hanya 9,1%.

Hal tersebut ditopang oleh pertumbuhan signifikan sektor manufaktur terutama dari ekspor semi konduktor ke China. “Tahun 2017 ini kami berharap pada rebound di sektor elektronik dan tetap semikonduktor untuk menjaga pertumbuhan. Pertumbuhan ekonomi tahun ini akan cenderung sama dengan tahun 2016 lalu saat diprediksi tumbuh sekitar 2%,” jelas Loh.

Prospek ekonomi Singapura dipandang masih ragu-ragu. Sebab dari permintaan dalam negeri masih lemah dengan konsumsi pribadi yang turun 2,3% di kuartal empat 2016 dibanding kuartal empat 2015 lalu. Ini merupakan penurunan pertama sejak 2008-2009 saat terjadi krisis keuangan.

Menurut ekonom Nomura Holdings Inc, Brian Tan, kenaikan pertumbuhan ekonomi Singapura di kuartal empat 2016 terjadi karena memang performa ekonomi negara-negara di Asia membaik selama periode tersebut.

“Faktor penggeraknya sama dengan ekonomi di negara lainnya. Hanya saja pertumbuhan permintaan di sektor domestik yang harus digenjot untuk terus menjaga potensi kenaikan pertumbuhan seperti yang sudah terjadi saat ini,” tutur Brian.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×