kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.983
  • SUN97,12 0,58%
  • EMAS617.104 -0,65%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Merintis bisnis garmen dari buruh pabrik (2)

Rabu, 25 April 2018 / 15:51 WIB

Merintis bisnis garmen dari buruh pabrik (2)
ILUSTRASI. FENOMENA - Ma Jianrong

KONTAN.CO.ID - Ma Jianrong tidak lahir di keluarga kaya raya. Dia harus bekerja di usia belia untuk membantu ekonomi keluarga. Lahir di Provinsi Zhejiang pada tahun 1965, Jianrong mulai bekerja pada usia 13 tahun di sebuah pabrik. Pengalaman dari bekerja sebagai pegawai pabrik mengantarnya bergabung dalam Shenzhou International Group. Ayahnya sudah lebih dulu bekerja di perusahaan, yang awalnya milik pemerintah itu. Dari situ dia mulai menapaki karier secara perlahan.

Memiliki banyak kekayaan dan menjadi miliarder dunia tidak dengan mudah diraih oleh Ma Jianrong. Pria kelahiran Shaoxing, Provinsi Zhejiang pada tahun 1965 ini harus melewati kehidupan yang keras sejak kecil. Ketika anak-anak sepantarannya sibuk sekolah dan bermain, Jianrong sudah bekerja untuk membantu perekonomian keluarga.

Kala itu Jianrong masih berusia 13 tahun. Ia samasekali tak ingin melewatkan kesempatan untuk belajar berbisnis dengan mengikuti jejak sang Ayah, Ma Baoxing. Ayahnya kala itu terlebih dulu memulai bisnis garmen. Jianrong memiliki misi untuk membuat bisnis rintisan Ayah kian berkembang pesat.

Perlahan, Jianrong mengumpulkan keahlian dan pengalaman berbisnis tekstil saat ia mulai magang di perusahaan garmen. Pada tahun 1981, Jianrong sempat berkarier sebagai pekerja pabrik untuk menimba pengalaman. Pada tahun 1990, ia mulai bergabung di departemen tenun Shenzhou sebagai pegawai berpengalaman dan bergabung dengan ayahnya.

Saat itu, gairah industri tekstil di Zhejiang sedang menurun. Ketika pendanaan negara menyusut, keluarga Jianrong secara berangsur-angsur mengambil alih pabrik milik pemerintah yang tengah merugi dengan mengalihkan fokus Shenzhou ke merek pakaian Jepang kelas menengah pada akhir 1980-an.

Jianrong mengambil alih kemudi pada akhir 1990-an dan memutuskan bahwa kontrak manufaktur dalam skala massal adalah kekuatan inti Shenzhou. Memang, sementara perusahaan tekstil yang lebih besar seperti Weiqiao melakukan diversifikasi ke industri lain seperti real estat, Shenzhou tetap fokus pada manufaktur fashion untuk merek asing.


Reporter: Umi Kulsum
Editor: Tri Adi

MA JIANRONG

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel santika premiere Slipi
26 July 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.2326 || diagnostic_web = 0.3975

Close [X]
×