: WIB    --   
indikator  I  

Pencipta prosesor Nvidia yang keturunan Taiwan (1)

Pencipta prosesor Nvidia yang keturunan Taiwan (1)

Di kalangan pecinta gim, merek Nvidia sangat popular. Siapa sangka jika pencipta sirkuit atau prosesor Nvidia adalah pria asal Taiwan yang tumbuh besar di Amerika Serikat (AS). Yang jelas, teknologi buatan Nvidia laris manis di pasar komputer dan perangkat mobile. Kesuksesan ini membawa sang pendiri Nvidia yakni Jen-Hsun Huang memiliki harta hingga US$ 2,5 miliar. Harta berlimpah ini memberikan Huang predikat orang terkaya ke-395 dari seluruh dunia.

Sejak dua dekade terakhir, Silicon Valley merupakan tempat bersalin sejumlah miliarder. Salah satunya Jen-Hsun Huang. Pria 54 tahun ini adalah miliarder pendiri perusahaan cip dan sirkuit gim Nvidia Corp.

Huang merupakan pengusaha keturunan Taiwan yang besar dan meraih sukses di Amerika Serikat (AS). Catatan Forbes, Huang memiliki kekayaan bersih mencapai US$ 2,5 miliar per Maret 2017.

Dengan harta sebesar itu, Huang menduduki peringkat ke-395 di jajaran orang terkaya dunia. Sumber utama pundi-pundi kekayaan Huang berasal dari Nvidia. Nvidia merupakan penguasa pasar sirkuit di industri gim. Nvidia juga merupakan produsen cip di ponsel dan otomotif. Sejarah tak hanya mencatat namanya sebagai miliarder namun juga salah satu CEO dengan bayaran tertinggi pada tahun 2008.

Pria berkaca mata ini lahir pada 17 Februari 1963. Saat menginjak usia 30 tahun, Huang mendirikan Nvidia pada 1993. Sejak berdiri, Huang merangkap jabatan sebagai CEO dan Pendiri Nvidia. Dua status ini membuat Huang berhak atas saham Nvidia senilai US$ 24,6 juta pada tahun 2007.

Harga saham Nvidia terus melonjak seiring kesuksesan produk ini menembus pasar internasional. Hingga 2016, Huang yang memiliki sebagian saham Nvidia turut terdongkrak kekayaannya. Nilai saham Huang di Nvidia bernilai US$ 1,3 miliar.

Yang jelas, perjalanan Nvidia menguasai pasar memakan waktu panjang. Di awal kemunculannya, Nvidia hanya tampil sebagai personal computer (PC) khusus grafis. Selanjutnya, Huang melihat potensi yang besar apabila Nvidia dikembangkan sebagai gim konsol.


Reporter Dina Farisah
Editor Tri Adi

JEN-HSUN HUANG

Feedback   ↑ x
Close [X]